Indonesian Coffeeride akan Tempuh Ribuan Kilometer Cicipi Kopi Asli Tanah Air Share this
Berita Motor
Mode baca

Indonesian Coffeeride akan Tempuh Ribuan Kilometer Cicipi Kopi Asli Tanah Air

Denny Basudewa
pada 11 Januari 2020

Foto: Indonesian Coffeeride

JAKARTA – Indonesian Coffeeride akan memulai perjalanannya menyusuri pulau Jawa hingga Flores, guna mencicipi nikmatnya kopi asli buatan Indonesia.

Perjalanan ini akan dimulai pada tanggal 10 Januari 2020 dari Jakarta dan direncanakan selesai pada tanggal 29 Januari 2020 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dari Jakarta, dua orang pengendara dari Indonesia Culinaride, Andra dan Deny menuju Bandung dan Garut.

Mereka berdua mengendarai dua sepeda motor BMW G310 GS Adventure dengan dukungan sepenuhnya dari Maxindo Moto (BMW Motorrad Indonesia).

“Kami adalah orang awam yang ingin mengenal lebih jauh berbagai macam kopi nikmat asli Indonesia. Perjalanan ini akan kami dokumentasikan dalam bentuk video agar masyarakat lebih mengenal kopi asli Indonesia,” ucap Andra yang juga berprofesi sebagai jurnalis di Berita Satu, di Pejaten Huis, Jakarta (10/01/20).

Selanjutnya mereka akan menuju Petungkriyono, Pekalongan di mana terdapat pohon kopi sebesar pelukan tangan orang dewasa. Petungkriyono mempunyai keunikan kopi tersendiri karena di sana kopi tidak dibudidayakan seperti kebun kopi.

Petani kopi di sana memetik kopi yang tumbuh liar di hutan lindung. Salah satu penggiat kopi yang juga peduli lingkungan adalah pak Tasuri, beliau mengajak petani kopi di Petungkriyono untuk tidak membuka lahan baru yang mengurangi lahan hutan lindung. Pak Tasuri mengajak petani kopi untuk menanam kopi di sela-sela pohon besar di area hutan lindung sekaligus menjaga kelestarian hutan lindung dan satwa di dalamnya.
Bondowoso dan Banyuwangi adalah dua kota tujuan berikutnya di Jawa Timur. Kopi Bondowoso menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Usai Jawa Timur, Indonesia Coffeeride akan menyeberang menuju pulau Dewata di mana terdapat kopi Kintamani yang terkenal dengan kopi Luwak dan kopi yang kental dengan aroma buah.

Tim selanjutnya berkendara menuju Lombok untuk melihat lebih dekat kopi Sajan di Sembalun dan kopi Rau di Lombok Timur. Bajawa adalah tujuan terakhir dari tim Indonesia Coffeeride. Bajawa sudah terkenal hingga ke manca negara sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia. Mengakhiri perjalanan di Labuan Bajo, tim kembali ke Jakarta dengan perjalanan udara dan dua sepeda motor BMW G310 GS dikirim ke ibu kota dengan menggunakan jasa Angkasa Pura Logistic dari bandara Komodo, Labuan Bajo.

"Di sektor industri kopi, Angkasa Pura I juga memiliki beberapa mitra binaan pengusaha kopi lokal di beberapa wilayah. Kami percaya perkembangan industri kopi daerah juga akan menambah atraksi dan berdampak positif terhadap perkembangan destinasi daerah. Oleh karena itu kami mendukung upaya untuk mempromosikan kekhasan dan kekayaan budaya kopi di Indonesia seperti Indonesia Coffeeride ini," kata Handy Heryudhitiawan, Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura.

Adapun beberapa mitra binaan Angkasa Pura I di bidang usaha kopi yaitu Istana Kopi Lombok, Kopi Bubuk Bali Wahana, Kopi Murni Bali Dewata, Kopi Pace Papua, Warung Kopi DST Yogyakarta, Warung Kopi Dua Putra Surabaya.

Pada 2016, Indonesia Culinaride sukses menjalankan program riding dengan judul “Menjelajahi Jejak Kuliner Peranakan Tionghoa di Pantai Utara Jawa”. [Dew/Idr]


Komentar