IMOS 2018: AISI Harus Bisa Tingkatkan Kuota Ekspor 10 Persen Share this
Berita Mobil
Mode baca

IMOS 2018: AISI Harus Bisa Tingkatkan Kuota Ekspor 10 Persen

Denny Basudewa
pada 31 Oktober 2018

Foto: Airlangga Hartarto

JAKARTA – Menteri Perindustrian Republik Indonesa Airlangga Hartarto mengatakan AISI harus meningkatkan jumlah ekspor kendaraan roda hingga 10 persen pada akhir 2018.

Dikatakan bahwa ekspor sepedamotor dari Indonesia saat ini berjumlah 438 ribu unit pada 2017. Sementara penjualan kendaraan roda dua di dalam negeri sendiri saat ini tengah mengalami pertumbuhan yang cukup positif.

Pada opening ceremony Indonesia Motorcycle Show (IMoS) 2018, sang menteri mengatakan kepada Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), agar meningkatkan kapasitas ekspor pada tahun ini.

“Dengan pertumbuhan penjualan kendaraan roda dua saat ini, akan lebih baik jika dibarengi dengan pertumbuhan ekspor. Jika per September 2018 sudah mencatat kenaikan 8 persen, maka bisa dong di akhir tahun mencapai 10 persen,” ucap Airlangga di JCC Senayan, Jakarta Pusat (31/10/2018).

Disebutkan sebelumnya hingga September 2018, AISI mencatat ekspor sebanyak 450 ribu kendaraan. Maka untuk mencapai pertumbuhan 10 persen, para anggoota AISI harus mengekspor sepedamotor hingga berjumlah 600 ribu unit.

Target produksi untuk ekspor motor sendiri ditingkatkan karena hingga September 2018, produksinya menunjukkan tren positif. Mereka menyebutkan bahwa sebelumnya pada 2017 penjualan motor hanya berkutat 5,9 juta unit.

Sementara pada September 2018 penjualan sepedamotor sudah mencapai 4.7 juta unit. Artinya pada akhir 2018, mereka optimis bahwa penjualan akan mencapai 6.2 hingga 6.3 juta unit. [Dew/Ari]


Komentar