Huawei Mate 30 Segera Dijual di Indonesia, Mungkin Google Play Store Absen Share this
Gadget
Mode baca

Huawei Mate 30 Segera Dijual di Indonesia, Mungkin Google Play Store Absen

Insan Akbar
pada 26 September 2019

JAKARTA – Huawei Mate 30 dipastikan bakal masuk Indonesia tahun ini. Para pecinta dan peminatnya harus bersiap dengan kemungkinan tidak adanya layanan Google Play Store.

Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia, membeberkan pihaknya memang sudah memasukkan Mate 30 dalam rencana. Huawei sendiri baru saja merilis smartphone mid range ‘rasa’ flagship Nova 5T pada Rabu (25/9/2019) di Jakarta.

“Pasti Mate 30 masuk Indonesia,” ucap dia dalam sesi tanya-jawab peluncuran Nova 5T yang masih mempunyai sistem operasi Android plus layanan Google Play Store.

Ketika ditemui seusai acara, Khing Seng menambahkan bahwa salah satu seri smartphone flagship mereka selain P 30 Pro ini dijadwalkan masuk pada 2019. Adapun waktunya adalah kuartal keempat, antara Oktober sampai Desember.

“Kami sudah memulai proses TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri),” tukasnya.

Mate 30 sendiri belum lama menjalani debut global yaitu pada 19 September kemarin di Munchen, Jerman. Di kesempatan tersebut, Huawei pun mengumumkan ekosistem aplikasi mereka sendiri bernama Huawei Mobile Services.

Perusahaan teknologi plus produsen smartphone asal China ini memang tidak lagi disokong oleh Google Play Services akibat pemblokiran dari Amerika Serikat. Pelarangan peredaran Huawei di ‘Negeri Paman Sam’ tak lepas dari perang dagang antar kedua negara.

Namun, Mate 30 masih menggunakan sistem operasi hasil pengembangan Google yaitu Android. Ini karena sistem operasi tersebut adalah platform terbuka (open source platform).

Terkait hal ini, Khing Seng menjelaskan bahwa Mate 30 bisa saja masuk Indonesia tanpa Google Play Store. Namun, semuanya bisa berubah jika tensi perang dagang menurunkan dan Amerika Serikat – China mencapai kesepakatan baru.

Jika pun nanti tanpa Google Play Store, Huawei akan memperkenalkan Huawei Mobile Services. Mate 30 bisa menjadi momentum mereka mempopulerkannya.

“Sekarang, Huawei Mobile Services sedang dikembangkan di Indonesia dan akan diisi banyak aplikasi,” tegasnya. [Xan/Ari]


Komentar