Honda PCX Listrik Kalahkan Lincah dan Gesits Share this
Berita Motor
Mode baca

Honda PCX Listrik Kalahkan Lincah dan Gesits

Denny Basudewa
pada 31 Januari 2019

JAKARTA – PT Astra Honda Motor (AHM) hari ini Kamis, 31 Januari 2019 secara resmi meluncurkan PCX Listrik.

Kehadiran motor listrik buatan pabrikan asal Jepang tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Hal ini dikarenakan kendaraan bertenaga listrik ini telah dipasarkan di negara asalnya sejak Nopember 2018.

Kemunculan Honda PCX Listrik di Indonesia sendiri cukup unik. Karena kuda besi penghisap aliran listrik tersebut tidak dijual melainkan untuk disewakan. Sebagai motor sewaan, kendaraan ini membebaskan penggunanya dari repotnya biaya perawatan.

Namun di balik kehadiran Honda PCX Listrik di Tanah Air lagi-lagi memakan korban. Gesits dan Lincah yang merupakan motor listrik rancangan anak bangsa, terpaksa disalip di tengah jalan. Baik Gesits maupun Lincah hingga saat ini masih berkutat dengan masalah perijinan.

Sementara Honda PCX Listrik dalam waktu dekat mungkin sudah melenggang di Indonesia khususnya Jakarta. Langkah AHM dalam memperkenalkan produk barunya tersebut, diduga terkait dengan rancangan regulasi tentang kendaraan listrik berbasis baterai yang akan segera diresmikan.

Untuk diketahui bahwa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Menko Maritim) melalui Luhut Binsar Panjaitan, telah mendorong untuk percepatan regulasi mengenai kendaraan listrik.

“Aturannya sudah kita kunci untuk baterai, kita kunci statement dari Presiden untuk memiliki mobil dan motor listrik nasional. Kita siapkan insentif, meskipun akan jadi pro dan kontra. Kita batasi untuk kendaraan berbasis baterai,” ungkap Satriyo S Brodjonegoro, Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) pada acara diskusi panel yang dilakukan oleh Masyarakat Konservasi & Efisiensi Energi Indonesia (Maskeei), Rabu, 30/01/2019.

Meskipun Gesits dan Lincah merupakan perusahaan murni Indonesia yang dijanjikan insentif oleh Pemerintah, namun langkah kedua brand tersebut untuk memulai langkahnya di industri otomotif Tanah Air, nampaknya akan menemui medan terjal.

Gesits maupun Lincah kemungkinan akan kesulitan bersaing dengan pabrikan motor sebesar Honda di Indonesia. Semoga saja di masa depan kedua perusahaan tersebut (Gesits dan Lincah) mampu bersaing sehingga anak bangsa memiliki kebanggaan bernama Motor Nasional. [Dew/Ari]


Komentar