Hasil Test Drive Singkat Suzuki Jimny Share this
Review Mobil
Mode baca

Hasil Test Drive Singkat Suzuki Jimny

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 24 Oktober 2017

Foto: Test Drive Suzuki Jimny 2017 (Foto: Ikhsan)

JAKARTA - Terasa sekali aura Jip saat saya mendekati Suzuki Jimny generasi ketiga. Hati ini tak bisa melawan jika memang Jimny dengan mudah menaklukkan tanjakan dan jalan berbatu serta berlumpur.

Suzuki Jimny terbaru masuk Indonesia hanya tersedia dalam satu tipe transmisi dan hanya dua pilihan warna. Jimny salah satu mobil legendaris berjenis compact SUV di Indonesia yang menjadi trend awal 80-an sampai 2000-an. Pemiliknya cukup banyak dan tetap setia dengan mobilnya.

Memasuki model barunya, Jimny tetap memiliki ciri berdimensi sedang, panjang 3.695 mm, lebar 1.600 mm, tinggi 1.705 mm dan menawarkan wujud Jip seperti sebelumnya.

Otomatis ini yang membuat Jimny tetap diminati para penggemar mini SUV dalam negeri, bahkan tak jarang pemilik Jimny sekarang adalah konsumen yang ingin bernostalgia dengan Jimny.

Secara penampilan, Suzuki Jimny terbaru mengalami ubahan cukup signifikan lantaran desain barunya lebih modern guna mengikuti perkembangan zaman. Meski berganti penampilan, Suzuki tak menanggalkan ban serep mobil disimpan di belakang yang juga menjadi ciri khasnya.

Pilihan sangat logis, karena jika disimpan di bagian dalam mobil, maka akan mempengaruhi desain tempat duduk kursi baris kedua. Dengan begitu akan menurunkan tingkat kenyamanan penumpang belakang. Kontruksi tersebut sudah sangat optimal mengingat mobil dengan panjang kurang dari 4 meter.

Bagian belakang Suzuki Jimny Bagian belakang Suzuki Jimny

Masuk ke interior ternyata insinyur Suzuki meraciknya cukup hebat seakan membawa era 90-an ke zaman modern. Hal itu terlihat pada dashboard bergaya kaku namun dengan lekukan dinamis plus tombol-tombol untuk mengaktifkan fitur-fitur modern seperti sistem penggerak Jimny yang menganut 2WD, 4WD dengan opsi 4WD-L serta CD player.

Namun, untuk menyalakan pendingin ruangan, Suzuki mempertahankan model putar. Terasa sekali konvensionalnya. Dengan tetap menyuguhkan nuansa ini tentu membawa dampak keunikan tersendiri bagi pemiliknya.

Desain kursi yang sama seperti Jimny lawas terdahulu yakni terdiri dari dua baris kursi dengan konfigurasi idealnya untuk 4-penumpang dewasa. Jika kursi belakang dilipat, Jimny bisa membawa banyak barang. Ini yang dibutuhkan, dan tak salah jika Jimny digunakan untuk masyarakat urban masa kini yang suka berpetualang.

Untuk diingat, dengan harga Rp 287 juta on-the-road Jakarta (CBU Jepang), jangan harap Anda menemukan pengatur jok otomatis, tilt and telescopic steering hingga power window tersentral pada doortrim pengemudi. Akan tetapi sebagai catatan, Suzuki Jimny telah menyediakan SRS Airbag dan seat belt di empat titik.

Suzuki Jimny masih minim ruang penyimpanan di kabin penumpang. Terlepas dari itu semua, interiornya sudah sangat memadai dan cocok bagi konsumen yang menggunakan sebagai mobil perkotaan. Sebaliknya, ruang penyimpanan tak akan berguna ketika mobil diajak berolahraga ke jalan offroad sekaligus membuktikan keandalan Suzuki Jimny 2017. Saatnya Otospirit.com mencoba Suzuki Jimny.

Mesin bensin dengan sistem asupan bahan bakar injection kami nyalakan. Awalnya kami tak percaya jika bahan peredam sangat baik menghalangi suara mesin masuk ke kabin penumpang.

Mobil pun digerakkan sampai kecepatan 70 kpj setelah meletakkan tuas transmisi otomatis ke posisi D di posisi gerak roda 2WD. Alhasil, suara mesin sangat minim sampai hampir tak mampu menyelinap ke telinga. Rasanya tak berlebihan jika kondisi ini kami katakan adalah poin plus dari Suzuki Jimny generasi terbaru.

Konsumen di Indonesia hanya bisa menikmati Jimny generasi ketiga dengan mesin bensin M13A DOHC 4-silinder VVT kapasitas 1.328c. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 62 kW (83 Hp) dengan torsi 110 Nm. Dengan bobot 1.105 kg, Jimny menghasilkan power-to-weight ratio sebesar 13,3 kg/hp. Artinya setiap 1 Hp yang dihasilkan sanggup membawa beban sebesar 13,3 kg.

Untuk diingat, Jip Jimny yang saya kendarai dilengkapi transmisi otomatis 4-speed dengan perpindahan dari gear 1, 2, 3 hingga 4 sangat mulus.

Eksterior Suzuki Jimny 2017 Suzuki Jimny 2017

Suzuki Jimny terus saya gerakkan mengelilingi komplek Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Sepanjang perjalanan hanya menemukan aspal mulus dan hampir tak ada jalan rusak yang semestinya sebagai lokasi uji coba mini Jip itu.

(Baca juga: Menghitung Kemampuan Jelajah Suzuki Jimny 2017 di Medan Offroad)

Otospirit hanya merasakan mobil melintasi speed trap. Suspensi Suzuki Jimny terhitung memberikan peredaman yang agak keras, namun tak berlebihan. Jika tambah beban membuat bounching suspensi kian teratur. Secara umum, karakter Jip sangat kentara dengan keempat ban 205/70 membalut lingkar roda 15". Produsen menyuguhkan mobil nyaman dan mengutamakan kestabilan. Bisa juga hal ini karena penggunaan rigid axle dan tekanan ban yang tidak sesuai spesifikasi.

Suzuki sendiri sejak lama dikenal pintar meramu kaki-kaki untuk Jimny guna mendapatkan seting suspensi yang nyaman untuk ukuran mobil keluarga bahkan untuk melintasi medan semi-offroad. Jika ingin digunakan untuk offroad, Anda harus memodifikasi sedemikian rupa agar dapat bergerak di segala medan. Suzuki Jimny 2017 sendiri mendapatkan suspensi standar Coil Spring with Torsion Bar di depan dan coil spring di belakang.

Untuk menopang aktivitas offroad, Jimny model baru ini menyediakan sistem gerak roda 4WD dan opsi 4WD-L yang mudah dioperasikan. Bergeser dari 2WD ke 4WD, menggunakan mode shift-on-the fly, bisa diaktifkan dengan syarat mobil bergerak di bawah 40 kpj.

Suzuki Jimny 2017 Indonesia 2WD, 4WD dengan opsi 4WD-L

Sedangkan cara mengaktifkan 4WD-L atau dengan rasio roda gigi lebih rendah, mobil harus dalam kondisi berhenti baru tekan tombolnya. Proses perpindahan transfercase Suzuki Jimny generasi baru tidak lagi menggunakan tuas kecil yang berdampingan dengan tuas transmisi seperti pada Jimny lawas.

Satu lagi, setir palang tiga tanpa multi switch control sudah pas rasanya. Untuk kendaraan yang notabenenya sebagai "pekerja keras", sepertinya tak perlu menyimpan tombol-tombol yang membingungkan berada di kemudi. Asalkan memberikan manuver yang cukup presisi, saya pikir si pemilik juga sudah terpuaskan.

Kebutuhan terhadap fitur entertainment di mobil keluarga ini cukup dengan menjulurkan tangan ke dashboard. Saya dengan tinggi badan 168 cm saja sangat mudah menekan tombol-tombol di depan mata, apalagi Anda dengan tinggi badan lebih.

So, jika Anda mencari mini Jip dengan kemampuan jelajah yang baik dan tak memikirkan kemewahan interior, saya rasa Suzuki Jimny adalah mobil yang tepat. Desain Jip-nya dapat, interior tak terlalu banyak fitur, yang ada hanya membanggakan fungsi terbaik di kelasnya. Satu lagi, Suzuki Jimny juga bisa dianggap sebagai perantara bagi Anda yang berminat naik ke kelas. [Ikh]


Komentar