Harman dan Microsoft Berniat Bikin Kantor di dalam Mobil Share this

Harman dan Microsoft Berniat Bikin Kantor di dalam Mobil

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 07 Januari 2016

LAS VEGAS - Saat ini rumah sudah bagaikan rumah dan kantor kedua. Nah, Harman dan Microsoft ternyata telah berkolaborasi menciptakan interior mobil otonom (mobil bergerak sendiri) seperti ruang kerja. Keren!

Inovasi hasil kolaborasi pertama mereka itu mereka perlihatkan di Consumer Electronics Show 2016.

Meski terlihat seperti cita-cita yang sulit dicapai, namun bagi Harman dan Microsoft bukan masalah besar.

Sebab, antara kedua perusahaan berbeda model bisnis ini sudah punya konsep mutakhir untuk menjawab kebutuhan pengemudi mobil otonom di masa depan. Bahkan mereka sanggup menawarkan mobil saling terhubung satu sama lain jika diperlukan.

Untuk tahap awal kolaborasi ini akan mengaplikasikan fitur dari Office 365 atau sebuah perangkat-lunak (software) produktivitas pada sistem infotainment mobil.

Demonstrasi dilakukan perusahaan adalah teknologi yang memungkinkan pengemudi untuk menjadwalkan pertemuan, cek email, dan conference call dari balik kemudi.

Dan sistem ini bahkan bisa digunakan untuk Skype, tapi dengan syarat kendaraan harus diparkirkan untuk saat ini. Namun ketika mobil otonom sepenuhnya berfungsi, aktivitas Skype pun bisa dilakukan sambil mobil bergerak.

Kolaborasi ini diakui bisa mengurangi kecelakaan di jalan karena pengoperasian fitur dibantu sistem canggih yang sanggup menuntun pengemudi menggunakan infotainment mobil tanpa mengurangi konsentrasi.

Dikabarkan, Harman berencana untuk menyertakan Office 365 dalam waktu 12 - 18 bulan ke depan pada kendaraan-kendaraan yang infotainment-nya disuplai oleh Harman, tapi belum bersedia menyematkan fitur untuk mobil otonom penuh. Sebab masih minimnya infrastruktur mobil otonom.

"Bekerja dengan Microsoft adalah merupakan kebanggaan untuk HARMAN karena membantu kami membuat mobil yang lebih canggih, produktif dan cerdas," kata Phil Eyler, President, HARMAN Connected Car.

"Pengemudi ingin pengalaman mendalam, dan personal di dalam mobil. Kerjasama ini akan berfungsi untuk konsumen karena sangat penting, andal, meningkatkan keselamatan dan mengurangi gangguan pengemudi," tutupnya.

Bila benar teknologi ini bisa diimplementasi ke dunia nyata, maka masa depan berkendara tentu akan semakin menarik. [Ikh/Idr]


Komentar