GP F1 Singapura 2018 Membangkang, Tampilkan Kembali Grid Girls Share this
F1
Mode baca

GP F1 Singapura 2018 Membangkang, Tampilkan Kembali Grid Girls

Insan Akbar
pada 13 September 2018

SINGAPURA – Grand Prix Formula One (GP F1) Singapura dipastikan tampil berbeda dari seri-seri lainnya karena pihak sponsor akan ‘membandel’ dengan menampilkan grid girls.

Seperti diketahui, Liberty Media sebagai pemangku kebijakan tertinggi F1 melarang keberadaan grid girls pada awal tahun ini. Menurut mereka, grid girls tidak lagi pantas dan relevan.

“Kami merasa hal tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai ajang ini dan dengan norma sosial di era modern,” tandas Sean Bratches, Commercial Director Formula One ketika itu.

GP F1, yang siap digelar pada Minggu 16 September mendatang, akan membangkang dari aturan. Pasalnya, Singapore Airlines sebagai sponsor utama memastikan bakal menampilkan pramugari-pramugari cantik mereka dalam balapan yang berlangsung pada malam hari itu.

“Kru kabin kami adalah duta dari Singapore Airlines dan nantinya tetap memainkan peran dalam Formula One 2018 Singapore Airlines Grand Prix,” tandas maskapai penerbangan ini dalam keterangan resmi, seperti dikutip dari Fox Sport Asia.

Singapore Airlines sudah memperkenalkan grid girls versi GP F1 Singapura sejak 2014. Berbeda dengan grid girls di seri lain, mereka mempermanis Marina Bay Circuit dengan seragam pramugari.

Dean Shams, ahli hubungan masyarakat, mengatakan bahwa ada ketidaksamaan persepsi antara penyelenggara F1 dengan Singapore Airlanes mengenai grid girls dengan ‘Singapore Girls’sebutan bagi para pramugari maskapai tersebut. Organisator F1 melihat grid girls dalam perspektif seksisme.

“SIA dan Singapura, di lain pihak, melihat Singapore Girls sebagai ikon lokal. Mereka adalah representasi dari keunikan dan keramahan ‘merek’ Singapura,” ujarnya.

Belum jelas, dalam sesi balapan yang mana saja pramugari-pramugari Singapore Airlines kelak terlihat. Belum terdengar pula tanggapan dari Liberty Media mengenai isu ini.

Protes perihal ditiadakannya grid girls sendiri terdengar kencang dari banyak tuan rumah GP F1. Suara-suara tidak setuju datang mulai dari Michel Boeri, Presiden Automobile Club de Monaco, hingga Dmitry Kozak, Deputi Perdana Menteri Rusia. [Xan/Ari]


Komentar