Gaya Hidup Mewah Pemilik Bentley Ingin Mobil Lebih Personal Share this
Fashion
Mode baca

Gaya Hidup Mewah Pemilik Bentley Ingin Mobil Lebih Personal

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 01 Mei 2016

Foto: Calon konsumen Bentley enggan menantikan pesanan sampai erbulan-bulan

JAKARTA - Di antara negara Asean lain, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan otomotif positif. Berbagai merek mobil beredar di jalanan Indonesia. Kendati banyak merek mobil di Indonesia, sejumlah pemiliknya memiliki karakter berbeda.

Seperti pemilik mobil asal Inggris, Bentley. Kebanyakan pemilik mobil ini tidak banyak perhitungan ketika membeli mobil premium tersebut.

“Kebanyakan konsumen Indonesia lihat mobilnya, bila dia suka maka dia beli. Kebanyakan konsumen, bila dia lihat kombinasi warnanya pas, maka dibeli. Dan yang dipesan harus bisa diproduksi sesuai keinginan (agar lebih personal),” kata Roland Staeler Chief Operating Officer PT Grandauto Dinamika (GAD), pemegang merek dan distribusi merek Jaguar-Land Rover dan Bentley.

Pria yang pernah bekerja di salah satu perusahaan otomotif premium asal Jerman itu berujar, bahkan mayoritas konsumen Bentley akan jengah jika menantikan pesanan sampai berbulan-bulan. Dan begitu mobil sampai di rumah harus sesuai pesanan.

"Konsumen kami di Indonesia tidak mau menunggu lama. Mereka ingin membuat keputusan sekarang, dan mobil harus cepat datang. Itulah tipikal konsumen (Bentley) di Indonesia," ucapnya.

Bukan perkara mudah bagi GAD. Namun, pihak GAD terus berusaha agar bisa memenuhi harapan semua konsumennya yang notabenenya berkocek tebal. Tujuannya agar tidak melirik merek mobil lain. Setidaknya inden tidak lebih dari enam bulan.

Mobil-mobil Bentley lahir di pabrik Crewe, Inggris. Rata-rata interior Bentley didesain sedemikian sempurna dengan cara hand made di beberapa bagian, seperti kursi dan doortrim. Proses pengerjaannya pun sangat detail dan banyak memakan waktu. [Ikh/Idr]


Komentar