Finalis FORWOT Motorcycle of The Year 2018 Didominasi Skutik Share this
Berita Motor
Mode baca

Finalis FORWOT Motorcycle of The Year 2018 Didominasi Skutik

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 16 Oktober 2018

JAKARTA - 5 sepedamotor terpilih sebagai finalis FORWOT Motorcycle of the Year (FMY) 2018 versi Forum Wartawan Otomotif (FORWOT).

Setelah sukses menggelar Car of the Year 2018, dalam waktu dekat FORWOT juga akan memberikan penghargaan sepedamotor terbaik bertajuk FMY 2018. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pelaku industri otomotif roda dua Tanah Air yang telah bekerja keras menciptakan produk-produk terbaik bagi masyarakat.

FORWOT berharap bisa berkontribusi dalam memberikan referensi melalui FMY 2018. Apalagi, saat ini pasar sepedamotor nasional tetap memperlihatkan tren positif. Buktinya, pada periode Januari-September 2018 penjualan sepedamotor sudah mencapai 4,72 juta unit atau naik 8,8% dari periode sebelumnya tahun lalu.

Bahkan, dalam kondisi perekonomian yang sulit Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menargetkan penjualan sepedamotor tahun ini bisa menembus angka 6,2 juta. Sementara 2017 lalu penjualannya adalah 5,9 juta.

Guna menjaring motor terbaik, FORWOT sudah mendata sebanyak 30 sepedamotor yang dirilis agen pemegang merk (APM) sejak September 2017 hingga Agustus 2018. Kemudian, sebanyak 73 jurnalis anggota FORWOT selaku juri memilih lima produk terbaik pilihan mereka.

Pada seleksi tahap pertama ini muncul lah lima finalis yaitu Honda PCX, Honda PCX Hybrid, Kawasaki W175, Suzuki Nex II dan Yamaha Lexi. Sebagai catatan, semua produk dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalaman masing-masing jurnalis.

"Ada beberapa catatan menarik dalam daftar finalis tahun ini. Pertama motor didominasi segmen matic yang memang menjadi pasar terbesar Tanah Air. Namun masuknya motor bergaya retro juga menunjukkan tren yang tengah berkembang. Selain itu, masuknya motor Hybrid yang menunjukkan pemahaman teknologi dari jurnalis," kata Raju Febrian, Ketua Dewan Juri FMY 2018.

Selanjutnya, seleksi tahap kedua akan dilakukan oleh dewan juri terpilih. Pada penjurian terakhir ini, setiap juri mendapatkan jatah 25 poin yang akan didistribusikan kepada finalis FMY 2018.

Penilaian dalam ajang penghargaan ini meliputi Desain, Kenyamanan, Keamanan, Nilai Ekonomis, Handling, Performa, Fungsional, Keramahan Lingkungan, Pengalaman Berkendara serta Harga. Finalis dengan nilai tertinggi berhak menyandang gelar FMY 2018.

"Kriteria penilaian ini diberikan berdasarkan objektivitas para jurnalis yang sudah mengetahui, melihat dan merasakan secara langsung sepeda motor tersebut," kata Zainal Abidin, Wakil Ketua Umum FORWOT.

Masyarakat akan mengetahui motor terbaik di Indonesia versi FORWOT tahun ini 29 Oktober 2018 mendatang di Jakarta. [Ary/Ari]


Komentar