Ferrari Gunakan Rem Cakram dengan 1.400 Lubang Share this
F1
Mode baca

Ferrari Gunakan Rem Cakram dengan 1.400 Lubang

Denny Basudewa
pada 30 Oktober 2018

Foto: Rem Cakram Ferrari

MEKSIKO CITY – Ferrari menjadi tim F1 pertama yang menggunakan piringan rem cakram dengan jumlah 1.400 lubang.

Tim berkelir merah tersebut menggunakan inovasi ini pada F1 GP Meksiko 2018. Hal ini berhasil membuat suhu rem tetap stabil meskipun kendaraan menjalani balapan paling keras sekalipun. Teknologi pengereman ini telah berkembang jauh, membuat pembalap merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani balapan.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, Brembo sebagai salah satu pemasok rem F1 menerapkan 1.200 lubang pada cakram rem. Lalu jika ditarik jauh ke belakang lagi, dua dekade lalu pabrikan rem hanya mampu menerapkan setidaknya 30 lubang berukuran besar.

Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez di Meksiko City menawarkan tantangan tersendiri bagi tim-tim balap F1. Lokasi lintasan yang terletak di dataran tinggi, membuat seluruh tim berpikir keras untuk membuat suhu mesin dan rem tetap stabil.

Teknik yang menerapkan banyak lubang pada piringan rem cakram, bukan tanpa masalah. Pola pendinginan dengan menggunakan banyak lubang, dikatakan menghadirkan masalah baru. Durabilitas perangkat pengereman dianggap lebih cepat berkurang.

“Pola pendinginan yang diinginkan (banyak lubang) memang terlihat lebih bagus. Akan tetapi mereka tidak memperhitungkan faktor ketahanan dan keausan cakram itu sendiri. Desain seperti ini hanya optimal untuk FP1,” ujar Andrea Alegri selaku perwakilan dari Brembo.

Pada kenyataannya Ferrari menggunakan cakram 1.400 lubang pada saat balapan berlangsung. Tim asal Italia tersebut dan Brembo dianggap telah mampu mengatasi masalah seperti disebutkan di atas. Bahkan beberapa sumber Ferrari menggunakan cakram dengan 1.500 lubang. [Dew/Ari]


Komentar