Fast Slide Attacks Sukses Meriahkan HUT Boyolali Share this
Balap Lain
Mode baca

Fast Slide Attacks Sukses Meriahkan HUT Boyolali

Denny Basudewa
pada 27 Juni 2019

Foto: Fast Slide Attacks Boyolali

BOYOLALI – Fast Slide Attacks menjadi event motorsport pertama yang menggabungkan tiga jenis balap mobil.

Bertempat di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah pada hari Sabtu, 22 Juni 2019 telah diadakan event motorsport (balap mobil) yang menggabungkan tiga cabang olahraga motorsport, meliputi Slalom, Drifting dan Time Attacks.

Menjadi yang pertama di Indonesia, acara ini sukses menarik minat 72 peserta dari berbagai daerah. Adapun peserta yang terdaftar berasal dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan terjauh Kalimantan Selatan.

“Tujuan diadakannya Fast Slide Attacks selain untuk memeriahkan HUT Boyolali ke-172, juga karena ingin komunitas dari masing-masing cabang olahraga itu bisa guyub dan akrab satu sama lain. Juga memberikan sesuatu yang baru dan berbeda di dunia otomotif, khususnya motorsport,” terang Arce Meyer motor dari Wooosah Management sebagai penyelenggara acara.

Acara dimulai dengan scrutineering pada hari Jumat. Dan pada hari pelaksanaannya, dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan agenda acara mapping heat 1, sementara heat 1-nya sendiri digelar pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Fast Slide Attacks dikatakan mengacu pada slalom karena lebih mudah diterapkan pada peserta. Namun ada beberapa poin yang dari peraturan yang disempurnakan. Berikut adalah beberapa kategori yang diperlombakan

  1. Kelas FW1 (FWD - 1400 CC)
  2. Kelas FW2 (FWD 1401 – 2000 CC)
  3. Kelas FW Open (FWD Modifikasi - 2000 CC)
  4. Kelas RW1 (Pick-up RWD - 1600 CC)
  5. Kelas RW2 (Sedan RWD - 2000 CC)
  6. Kelas RW Open (Sedan RWD diatas 2000cc dan atau memakai Force Induction)
  7. Kelas Rookie FWD
  8. Kelas Rookie RWD

Ke depannya, pihak Whoosah Management berniat untuk mengajak lebih banyak lagi pembalap rookie untuk menjajal Fast Slide Attacks dengan konsep yang sama untuk mengasah skill mereka. Selain itu, mereka juga mengamini tidak akan berhenti sampai di sini, karena untuk selanjutnya penyelenggara akan lanjut untuk menyelenggarakan event serupa, bahkan tidak hanya di Pulau Jawa saja, melainkan akan penjajakan untuk di Kalimantan Selatan dan Bali. [Dew/Idr]


Komentar