Fasilitas TRI-AD Toyota Bakal Goda Ribuan Insinyur Sofware Dunia Share this

Fasilitas TRI-AD Toyota Bakal Goda Ribuan Insinyur Sofware Dunia

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 05 Maret 2018

TOKYO - Toyota Research Institute-Advanced Development (TRI-AD) akan menjadi pusat pengembangan teknologi mobil otonom. Berdirinya fasilitas ini juga sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.

Toyota mempercepat langkahnya mengembangkan teknologi untuk kendaraan otonom. Perusahaan baru yang akan berlokasi di Tokyo, Jepang ini rencananya akan beroperasi pada akhir Maret 2018.

Tidak sendirian, Toyota Motor Corporation turut menggandeng dua perusahaan rekanan mereka yakni Aisin Seiki Co., Ltd dan Denso Corporation. Ketiganya disebutkan bakal mengeluarkan dana patungan hingga 300 miliar Yen atau setara Rp 390 miliar.

Ke depan, TRI-AD akan menjadi basis produksi perangkat lunak untuk mobil otonom. Tentu saja, fasilitas ini membutuhkan banyak tenaga kerja baru. Mereka menyebut TRI-AD akan membutuhkan setidaknya 1.000 tenaga kerja baru.

Toyota Research Institute-Advanced Development (TRI-AD) Toyota sudah memiliki fasilitas untuk meneliti sistem berkendara otomatis di Amerika Utara.

Dr James Kuffner akan ditunjuk sebagai CEO TRI-AD. Terkait tenaga kerja, dia mengatakan karyawan tersebut harus berkompeten di bidang ini.

"Membangun perangkat lunak berkualitas merupakan faktor penentu keberhasilan program berkendara otomatis Toyota. Misi perusahaan ini adalah mempercepat pengemmbangan perangkat lunak lebih efektif. Toyota Group akan melakukan perekrutan insinyur perangkat lunak kelas dunia secara global," kata Kuffner.

Pihak TMC mengakui perkembangan industri otomotif saat ini berada pada era transformasi yang lebih tinggi lagi. Untuk itu, bagi mereka sangat penting bisa memproduksi perangkat lunak berkualitas tinggi. Apalagi, TRI-AD di Jepang ini bukan lah yang pertama mereka dirikan.

Di 2016 lalu, Toyota juga membentuk Toyota Reaserch Institute (TRI) di Amerika Utara. Tempat nitu menjadi wadah percontohan Toyota untuk meneliti teknologi di bidang kecerdasan buatan, sistem pengendaraan otomatis hingga robotik atau dikenal dengan istilah otonom.

"Kualitas dan efisiensi mobil Toyota terkenal melalui Toyota Production System (TPS). Saya tidak ragu bahwa kami bisa menerjemahkan gagasan dasar TPS yang merupakan perangkat keras untuk memproduksinya ke dalam bentuk software. Dengan begitu akan meningkatkan perangkat lunak Toyota. Inilah yang sudah dikerjakan TRI dan jelas akan membuat perusahaan semakin di depan," tutup Dr Gill Pratt dari jajaran Board of Director TRI-AD.[Ary/Ari]


Komentar