Eurokars "Kubur" Mazda VX-1 Share this
Berita Mobil
Mode baca

Eurokars "Kubur" Mazda VX-1

Adi Hidayat
pada 15 Maret 2017

Foto: Mazda VX-1 hilang dari peredaran

JAKARTA - Mazda VX-1 dihentikan penjualannya di Indonesia. Keputusan ini diambil PT Eurokars Motors Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) Mazda saat ini mengingat penjualannya small MPV tersebut tidak signifikan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan Mazda VX-1 pada 2016 cuma sebanyak 27 unit. Sementara penjualan nasional Mazda mencapai 5.107 unit.

Ketidakberuntungan Mazda VX-1 di Indonesia sudah terlihat dua tahun terakhir. Entah apa penyebabnya, mungkin karena menjadi "anak tiri" Mazda yang saat itu dipegang oleh Mazda Motor Indonesia (MMI).

Dan beralihnya Mazda Motor Indonesia ke tangan PT Eurokars Motors Indonesia di awal 2017 kian membuktikan bahwa Mazda VX-1 sudah tidak dibutuhkan di Indonesia.

"Sejak bulan September atau Oktober, VX-1 sudah tidak dijual lagi. Karena itu kami juga tidak menjualnya lagi sekarang,” ungkap Ricky Thio, Sales, Marketing & Public Relation Director PT Eurokars Motors Indonesia.

Kendati demikian PT EMI tetap melayani aftersales dari kembaran Suzuki Ertiga itu.

“Kalau untuk aftersales kami masih terus lanjutkan. Garansinya juga masih terus dilanjutkan. Jadi tidak perlu khawatir,” tegas Ricky.

Mazda sempat mempertahankan model ini dengan meluncurkan model facelift pada awal 2016. VX-1 hadir dengan dua pilihan tipe yaitu R Metro dan V Metro. Masing-masing tipe diberi pilihan transmisi otomatis dan manual. Beberapa ubahan juga dilakukan pada interior guna menambah kenyamanan berkendara.

Ketika itu, Mazda menjual VX-1 R Metro M/T dan A/T dengan harga masing-masing Rp 208,9 juta dan Rp 221,5 juta. Sedangkan VX-1 V Metro A/T Rp 213 juta dan VX-1 V Metro M/T Rp 200,5 juta.

Tetapi sayang, Mazda VX-1 tetap saja tidak dilirik konsumen. Sedangkan Suzuki Ertiga terus berinovas dan kini sudah punya mesin diesel. [Adi/Ikh]


Komentar