Ekspor Mobil Toyota Meningkat 10 Persen Share this
Berita Mobil
Mode baca

Ekspor Mobil Toyota Meningkat 10 Persen

Adi Hidayat
pada 08 Maret 2017

Foto: Kegiatan ekspor mobil Toyota di Tanjuk Priok

JAKARTA – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) optimistis jumlah ekspor naik sebesar 10 persen di 2017 dibanding tahun lalu.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Edward Otto Kanter, Direktur Senior TMMIN di sela-sela media visit IKT Port. Peningkatan tersebut diharapkan bisa tercapai dengan peningkatan permintaan dari negara-negara pengimpor kendaraan.

“Ada pergerakan perekonomian di beberapa negara tujuan ekspor. Salah satunya adalah Filipina yang menjadikan permintaan mobil, khususnya Fortuner meningkat pesat. Selain itu permintaan Wigo (Agya di Indonesia) permintaannya juga cukup besar,” kata Edward di Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Adanya peraturan baru terkait pajak di Vietnam pun juga memberi berkah tersendiri bagi Indonesia. Negara tersebut kini mulai membeli CBU Fortuner dari Indonesia padahal sebelumnya mereka hanya melakukan pembelian secara CKD dari Indonesia dan Thailand.

“Sienta juga sudah mulai kami ekspor sejak September 2017 ke beberapa negara Asia. Jumlah ekspornya sudah mencapai 600 unit dan dipastikan akan terus meningkat seiring dengan mulai bertambahnya negara-negara tujuan ekspor baru,” tambahnya.

Hingga saat ini, Arab Saudi masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Toyota Indonesia. Toyota Fortuner masih menjadi model dengan permintaan tertinggi disusul Vios dan Kijang Innova. Banyaknya peminat Fortuner di sana dikarenakan kondisi negara dengan jalanan  yang memiliki kontur beragam.

“Kondisi di sana terbilang sangat berbeda dengan di Indonesia. Di sana Fortuner bahkan digunakan untuk offroad padang pasir, mereka memang senang melakukan kegiatan tersebut. Dan Fortuner buatan Indonesia berhasil memenuhi kebutuhan tersebut,” jelas Edward.

Untuk Januari 2017 saja, Toyota Indonesia telah mengekspor sedikitnya 5.000 unit Fortuner ke berbagai negara. Sementara Vios menjadi model terbanyak kedua yang diekspor dengan jumlah 2.500 unit. Tepat di belakangnya ada Kijang Innova yang berhasil dieskpor sebanyak 1.100 unit. [Adi/Ikh]


Komentar