Ducati Protes Aturan Baru MotoGP Share this
MotoGP
Mode baca

Ducati Protes Aturan Baru MotoGP

Denny Basudewa
pada 21 Desember 2017

Foto: Andrea Dovizioso

BOLOGNA – Ducati Corse menyatakan protes terhadap aturan baru yang ditetapkan komisi Grand Prix, terkait waktu saat test pra musim.

Usai musim balap berakhir, seluruh tim mempersiapkan tunggangan baru guna menghadapi kejuaraan tahun depan. Dalam hal ini mereka melakukan sejumlah test untuk mencoba beberapa komponen baru.

Pada pertengahan oktober silam, komisi Grand Prix mengumumkan sejumlah aturan baru. Salah satunya mengenai lamanya melakukan test pra musim. Hal ini ternyata mendapat protes dari tim Ducati.

Sebelumnya semua tim MotoGP dapat memilih kapan dan dimana saja dalam melakukan tes, dengan batasan waktu lima hari. Sesi tes sendiri dilakukan oleh pembalap setiap tim, tidak termasuk pembalap tes. Waktu untuk melakukan tes sendiri tidak boleh lebih dari 14 hari di sirkuit yang sama. Sementara untuk tim pabrikan dengan konsesi dibatasi hanya lima hari.

Sementara untuk pembalap tes, bisa menguji motor dimana saja dan kapanpun, asalkan tidak menggunakan jumlah ban yang telah ditentukan. Komisi GP menentukan penggunaan ban tidak melebihi 120 unit dalam satu musim.

Untuk musim depan, setiap tim hanya diberikan waktu tiga hari untuk melakukan tes dengan pembalap aslinya. Mereka juga hanya bisa menguji motor di sirkuit yang akan menjadi tuan rumah pada musim 2018. Komisi GP juga tidak memperbolehkan tes pada jeda musim panas.

Hal inilah yang kemudian membuat Ducati menentang aturan baru tersebut. Meskipun mereka menyadari bahwa aturan baru dibuat guna efisiensi pengeluaran setiap tim. Hal ini berimbas pada semakin ketatnya persaingan tiap tim.

“Saya pikir aturan baru sangat masuk akal. Benar memang kami yang berdomisili di Eropa sangat mudah dalam memilih sirkuit untuk menguji motor. Sementara di tim asal Jepang hanya bisa melakukan hal itu di Jepang,” ujar Gigi Dall’Igna.

Namun dirinya menganggap batasan waktu akan merubah jadwal tes yang telah mereka buat. Dengan batasan tersebut, mereka merasa kehilangan kesempatan untuk mengembangkan motor lebih jauh.

“Saya setuju dengan aturan baru tapi saya tidak sepakat dengan implementasinya. Artinya pembatasan tersebut akan mengacak-acak jadwal yang telah kami buat untuk tahun depan,” ujar Gigi menjelaskan. [Dew/Ari]

Sumber : Crash


Komentar