Ducati Masih Malu-malu Gunakan Sayap Share this
MotoGP
Mode baca

Ducati Masih Malu-malu Gunakan Sayap

Denny Basudewa
pada 23 Februari 2017

Foto: Direktur Sport Ducati

PHILLIP ISLAND – Ducati MotoGP masih belum mau memutuskan dalam waktu dekat mengenai penggunaan winglet.

Pembahasan tentang winglet di arena MotoGP 2017 masih terus bergulir. Penggunaan benda kecil peningkat aerodinamis kendaraan tersebut kembali digunakan oleh tim Movistar Yamaha. Namun bedanya kali ini mereka mengakali regulasi dengan membuat sayap jenis baru.

Hal ini rupanya diikuti oleh tim Suzuki Ecstar dan Aprilia. Meskipun memiliki bentuk yang berbeda-beda, namun fungsi benda mungil tersebut memiliki tujuan sama yakni meningkatkan daya tekan atau downforce.

Menanggapi hebohnya winglet jenis baru tersebut, Ducati melalui Paolo Ciabatti selaku Direktur Sport mengatakan tidak mau terburu-buru mengambil keputusan. Sebagai pelopor pengguna winglet di MotoGP, tim merah ini merasa dirugikan karena aturan baru yang melarang perangkat tersebut.

“Apa yang kita lihat di Yamaha adalah sebuah solusi. Sejauh ini kami masih menggunakan material konvensional. Kami memiliki jatah dua panel bodi yang bisa mendapatkan homologasi. Salah satu sudah kami daftarkan, tapi untuk yang kedua masih kami pikirkan masak-masak,” ujar Paolo mengutip Speedwek.com.

Dirinya menyadari bahwa dengan adanya beberapa aturan baru tidak memberikan banyak pilihan solusi. Pihaknya saat ini tengah membicarakan perihal winglet tersebut. Dirinya mengatakan bahwa setiap keputusan yang diambil, haruslah memberikan keuntungan bagi tim.

Pada musim 2015, Ducati membuat inovasi dengan meluncurkan bodi terbaru yang dilengkapi winglet. Hal ini diikuti oleh hampir seluruh tim belakangan. Namun pada akhir 2016, Dorna memutuskan untuk melarang penggunaan perangkat aerodinamis tersebut.

“hal ini lumrah terjadi, ketika satu tim mempunyai ide, tim lain akan menyerang. Saya yakin setiap manufaktur tengah mengembangkan solusi seperti yang Yamaha lakukan saat ini,” jelas Ciabatti. [Dew/Ikh]


Komentar