Ducati Akui Beri Arahan Pada Dua Pembalapnya Share this
MotoGP
Mode baca

Ducati Akui Beri Arahan Pada Dua Pembalapnya

Denny Basudewa
pada 30 Oktober 2017

Foto: Ducati team MotoGP

SEPANG – Ducati secara tidak langsung mengakui memberlakukan team order di MotoGP Malaysia 2017.

Jorge Lorenzo menunjukkan kemampuannya sebagai pembalap hebat di MotoGP Malaysia 2017. Pria kelahiran Spanyol tersebut mendominasi lomba, setelah berhasil menyingkirkan Johann Zarco yang tengah memimpin balapan.

Pemilik nomor start 99 ini melaju mulus dan mulai membuat jarak dengan pembalap di belakangnya. Mantan pembalap Yamaha tersebut tampil meyakinkan, sehingga tampak akan memenangkan lomba dengan mulus.

Lorenzo juga piawai dalam membuat jarak dengan pembalap di belakangnya. Tercatat, selisih dengan Andrea Dovizioso yang berada di posisi kedua sempat menyentuh 1,8 detik. Namun jelang balapan berakhir, pria berjuluk Por Fuera ini seolah mengurangi kecepatannya.

Puncaknya Lorenzo melebar di tikungan terakhir beberapa putaran sebelum balapan berakhir. Hal ini langsung di manfaatkan oleh Dovi yang tengah mengejar gelar juara dunia MotoGP pertamanya. Namun sebelum Lorenzo disalip Dovi, terlihat tim Ducati memberikan instruksi kepada kedua pembalapnya.

Berbicara prestasi, Lorenzo yang memutuskan untuk pindah dari Yamaha, tentunya sangat ingin meraih kemenangan pertamanya bersama Ducati. Namun langkahnya dengan memberi jalan Dovi yang tengah mengejar titel pertamanya terasa aneh.

“Saya sangat menginginkan kemenangan pertama bersama Ducati. Saya ingin terus tampil menekan hingga akhir lomba, tapi ban depan motor saya sudah mencapai limitnya. Saya bahkan tidak bisa terus membuntutinya hingga akhir lomba,” ujar Lorenzo berkelit.

Bertolak belakang dengan ungkapan Lorenzo, Davide Tardozzi selaku boss tim Ducati mengakui jika dirinya telah melakukan pembicaraan dengan kedua pembalapnya. Menurutnya kepentingan tim harus lebih diutamakan.

“Kami berbicara kepada para pembalap apa yang bisa saja terjadi di balapan ke depannya. Kedua pembalap paham akan situasi, dan jelas bahwa Jorge akan lebih mementingkan tim dan Ducati daripada egonya,” kata Tardozzi.

Dirinya juga mengatakan bahwa balapan akan lebih menarik hingga akhir musim, jika peluang juara dunia bagi Dovizioso masih terbuka. Balapan terakhir di Valencia akan sangat sulit karena merupakan kandang Marc Marquez. [Dew/Ikh]


Komentar