Draganfly Ciptakan Drone Pendeteksi Corona Share this
Gadget
Mode baca

Draganfly Ciptakan Drone Pendeteksi Corona

Ahmad  Richad
pada 30 Maret 2020

Saskatoon - Perusahaan drone komersial, Draganfly saat ini tengah mengembangkan drone yang mampu mendeteksi virus corona pada diri seseorang.

Pesawat tanpa awak ini akan diberi nama “drone pandemi” dengan kemampuan kamera khusus drone ini dapat mendeteksi batuk, bersin, laju pernapasan, dan bahkan demam dari jarak jauh.

“Ketika kita bergerak maju, drone dan teknologi otonom yang melakukan pendeteksian akan menjadi bagian penting untuk memastikan keselamatan publik. Dalam pengembangan drone ini kami bekerja sama dengan Departemen Pertahanan dan University of South Australia,” kata Andy Card, Direktur Draganfly, dalam keterangan resminya.

Drone otonom ini nantinya akan disematkan sensor teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Sensor ini sudah terinstal ilmu data perawatan kesehatan dan kolaborasi deep learning, sehingga dapat mendiagnosa kondisi kesehatan seseorang dari jarak jauh.

Dalam proyek ini, pemerintah Australia sudah menyiapkan anggaran senilai USD1,5 juta (Rp 25 miliar). Nantinya drone ini akan diterbangkan untuk patroli mengecek suhu tubuh seseorang yang batuk dan bersin di tempat umum. 

Andy juga menjelaskan, ke depannya drone ini tidak hanya mendeteksi kesehatan melalui sensor suhu. Namun juga akan mampu mendeteksi kecepatan detak jantung seseorang dari jauh.
 
Pihak Draganfly sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai kapan “drone pandemi” tersebut akan meluncur di Australia atau atau di negara lain, tetapi Draganfly mengatakan mereka mencoba untuk mengudara secepat mungkin. 

Sebelumnya sudah ada beberapa konsep drone seperti ini dari berbagai produsen drone yang ada di seluruh dunia, namun hasilnya masih kurang mutakhir dan akurasinya masih kurang tepat. [Ric/Idr]


Komentar