Dirakit di Gresik, KTM Turun Harga Share this
Berita Motor
Mode baca

Dirakit di Gresik, KTM Turun Harga

Denny Basudewa
pada 16 Agustus 2016

Foto: Motor-motor KTM turun harga

TANGERANG – Keikutsertaan merek motor asal Austria, KTM di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 cukup menganggetkan.

Bagaimana tidak, sebagian besar sepedamotor yang ditawarkan mengalami penurunan harga cukup signifikan. Sebelumnya, brand KTM dianggap cukup eksklusif karena dibanderol relatif mahal bagi produk sekelasnya.

Pada pameran otomotif berkelas international tersebut, PT Penta Jaya Laju Motor selaku authorized dealer KTM di Tanah Air memangkas harga keempat sepedamotor mereka yaitu KTM Duke 200, Duke 250, RC 200 dan RC 250 didiskon sebesar 40 persen.

“Tahap awal kami akan fokus pada pengembangan jaringan 3S untuk mendukung layanan aftersales di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Lalu, dalam waktu dekat kami akan CKD dengan assembly penuh di Indonesia. Pengembangan dengan CKD ini bisa menurunkan cost hingga 25 persen dan menurunkan harga on-the-road hingga 40 persen," ungkap Kristanto Goenadi, Presiden Direktur PT Penta Jaya Laju Motor.

Dirinya berharap dengan adanya struktur biaya baru, konsumen dan komunitas bikers KTM dapat merasakan efeknya secara langsung. Sebelumnya, besaran nominal keempat sepedamotor asal Austria adalah Rp 57 juta untuk Duke 200, Rp 69 juta Duke 250, Rp 59 juta RC 200, dan Rp 74 juta RC 250.

Kristanto menegaskan, meskipun harganya turun, namun spesifikasi motor tak berubah. Tidak ada istilah penurunan kualitas atau spec down. Ia juga menggaris bawahi bahwa konsumen akan membeli motor CBU dengan harga CKD di GIIAS 2016.

KTM Indonesia memajang lima unit motor andalannya yakni 1 unit RC 390 full specs, 2 unit RC 250, dan 2 unit Duke 250. Untuk membunuh rasa penarasan akan motor KTM, mereka menyediakan unit test drive produk-produk andalannya tersebut.

KTM mulai mengoperasikan pabrik di Gresik, Jawa Timur, di atas lahan seluas 15.000 m2. Rencananya pabrik tersebut baru beroperasi 1,5 tahun mendatang. Pengembangan dengan CKD ini diyakini Kristanto akan memangkas ongkos produksi sebesar 25 persen. Hal inilah yang akhirnya mampu mereduksi harga jual sepedamotor hingga 40 persen.

“Tahap awal kami akan fokus pada pengembangan jaringan 3S untuk mendukung layanan aftersales di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Lalu, dalam waktu dekat kami akan CKD dengan assembly penuh di Indonesia,” tutup Kristanto. [Dew/Ikh]


Komentar