DFSK Bersiap Ekspor Glory 560 Share this
Berita Mobil
Mode baca

DFSK Bersiap Ekspor Glory 560

Indra Prabowo
pada 22 Juli 2019

TANGERANG – Setelah masuk pasar Indonesia sejak 2014 dengan membangun pabrik di Serang, DFSK Motors Indonesia kini membidik  ekspor ke beberapa negara ASEAN.

Hal ini sejalan dengan nilai investasi yang dilakukan oleh DFSK untuk Indonesia yang mencapai USD 150, termasuk pembangunan pabrik berteknologi industri 4.0 di Cikande, Serang, Banten. Pabrik DFSK di Cikande merupakan pabrik kedua DFSK secara global yang berada di luar China.

Pabrik ini diperuntukan sebagai basis produksi berbagai jenis kendaraan untuk pasar lokal dan ekspor ke berbagai negara ASEAN.

DFSK Super Cab bermesin bensin 1.5L dan diesel 1.3 T Diesel menjadi model pertama yang diekspor pada Desember 2018 ke Srilanka dan Thailand. Pada 2019 jumlah negara tujuan ekspor bertambah ke Philipina dan China yang sebagian besar dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).

"DFSK masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia. Kami meyakini mampu memenuhi kebutuhan konsumen kami dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya dalam kondisi optimal," ungkap Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile Franz Wang.

Model kedua yang diekspor adalah Glory 580 1.5 CVT Luxury  sejak Desember 2018 ke Thailand. Ekspansi ekspor akan terus dilakukan terutama ke negara-negara setir mobil kanan. Berbagai negara seperti Sri Lanka, Nepal, Hongkong dan Bangladesh menjadi tujuan negara ekspor sepanjang tahun 2019 dengan tipe 1.5 CVT & M/T Luxury dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).

Selanjutnya DFSK Motors Indonesia sedang menjajaki ekspor DFSK Glory 560 ke negara-negara setir kanan di ASEAN. [Idr]

 

 


Komentar