Datsun Go Cross CVT Rp 150 Jutaan Masuk Indonesia Tahun Depan Share this
Berita Mobil
Mode baca

Datsun Go Cross CVT Rp 150 Jutaan Masuk Indonesia Tahun Depan

Denny Basudewa
pada 13 Desember 2017

Foto: Datsun Go Cross meluncur awal tahun depan

JAKARTA – Datsun Indonesia dikabarkan akan membuat gebrakan pada awal 2018, dengan meluncurkan Go Cross.

Keberadaan Datsun di Indonesia terpuruk seiring dengan hadirnya pesaing dari Toyota dan Daihatsu. Dua merek populer tersebut, ‘merampas’ market share yang sebelumnya dihuni oleh Datsun dengan cukup nyaman.

Terlebih pada 2017 tidak pembaruan signifikan pada model Datsun, sehingga membuat penjualan mereka semakin lesu. Sepanjang tahun mereka hanya melakukan beberapa improvement, namun tetap tidak bisa mengembalikkan minat calon konsumen.

Beredar kabar bahwa pada awal tahun depan, Datsun Indonesia yang berada di bawah naungan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akan membuat gebrakan. Manufaktur tersebut kian santer dikabarkan akan meluncurkan Go Cross ke Tanah Air. Hal ini diperkuat dengan pengakuan salah seorang tenaga penjual, Ia menjelaskan perbedaan yang diusung model terbaru Datsun tersebut.

“Dia seperti Datsun Go+ Panca namun dimensinya lebih panjang. Selain itu ada beberapa tambahan aerokit di bagian eksteriornya sehingga tampilannya lebih bagus,” ungkapnya.

Datsun Go Cross, masih menggunakan mesin tiga silinder berkapasitas 1.200cc yang juga digunakan oleh Datsun Go+ Panca saat ini. Sumber tenaga tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 hp dan torsi puncak mencapai 104 Nm.

“Untuk Datsun Go Cross nanti akan ada versi transmisi otomatisnya. Sudah dilengkapi dengan CVT. Jadi pelanggan bisa memilih sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya.

Meski sudah mengakui akan diluncurkan, namun Ia menolak untuk menerima booking fee. Keengganannya untuk menerima booking fee, semata-mata karena belum ada kepastian waktu peluncuran.

“Belum terima booking fee dulu pak, sebab dulu sudah pernah buka booking fee tapi ternyata mobil tidak jadi diluncurkan. Akhirnya pelanggan malah beli kendaraan lain,” tutupnya. [Dew/Ikh]


Komentar