Cukup Pegang SIM C untuk Kendarai Skutik 4-Roda Qooder Share this
Berita Motor
Mode baca

Cukup Pegang SIM C untuk Kendarai Skutik 4-Roda Qooder

Denny Basudewa
pada 15 Desember 2019

Foto: Keunggulan Qooder

JAKARTA – Qooder menyapa masyarakat Indonesia sekaligus menantang Piaggio MP3 dan Peugoet Metropolis dengan keunggulan tersendiri.

Selama ini motor yang umum dilihat di jalanan hanya memiliki dua roda. Lalu beberapa pabrikan seperti Piaggio salah satunya merilis MP3 dengan mengusung tiga roda. Kemudian ada Peugeot dengan Metropolis dan Yamaha Tricity serta Niken nan berbasis motor sport. Semua kendaraan di atas memiliki keunggulan tersendiri.

Qooder hadir dengan inovasi yakni kendaraan roda-empat. Tidak hanya itu, produk asal Swiss yang dirakit di Taiwan dan masuk ke Indonesia secara utuh (CBU) telah mematenkan keunggulannya. Motor ini menggunakan rangkaian suspensi yang terdiri dari angin dan oli, tidak mengandalkan spring atau per.

“Empat rodanya mampu berfungsi secara selaras dengan HTS (Hidraulic Tilting Suspension). Dengan fitur itu semua rodanya bisa melaju di medan jalan secara mandiri,” ucap Budi Kurniawan, Direktur PT GForce Republic selaku APM (Agen Pemegang Merek) Qooder di Indonesia pada saat peluncuran Qooder di Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.

Sistem peredam kejut kendaraan yang dinamakan HTS, menjadi salah satu keunggulan yang istimewa. Dengan fitur tersebut di atas, keempat roda yang ditopang dapat bergerak bebas, tanpa memberikan guncangan berarti pada pengendara maupun penumpang.
“Pada suspensi motor biasa ada setingan preload, rebound dan kompresi. Qooder hanya memiliki air pressure saja dan setiap suspensi ada valve yang bisa dipompa,” jelas Osbert Lontoh, Finance Director GForce di tempat yang sama.

Dikatakan bahwa Qooder memiliki 1 tabung high pressure yang terdapat di bagian tengah, dengan setelan dari pabrik sebesar 100psi. Lalu terdapat dua tabung lain yang berada di sisi roda dengan tekanan lebih rendah. Ia menambahkan pengaturan suspensi bisa diatur sesuai dengan bobot dari pengendara.

Lebih jauh Qooder sebagai kendaraan berwujud sepedamotor, namun memiliki banderol layaknya sebuah mobil. Selain itu jumlah rodanya juga empat seperti mobil, lalu pertanyaannya adalah bagaimana status kendaraan ini di mata Pemerintah.

“Waktu awal pengajuan ijin untuk mengadakan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), sempat ditetapkan sebagai mobil. Tapi karena jarak sumbu rodanya jauh lebih pendek, motor ini masuk ke dalam kategori roda tiga, artinya tetap menggunakan SIM C,” ungkap Budi. [Dew/Idr]


Komentar