Crutchlow Ungkap Roda Depan Kelemahan Honda di Assen Share this
MotoGP
Mode baca

Crutchlow Ungkap Roda Depan Kelemahan Honda di Assen

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 03 Juli 2018

ASSEN - Cal Crutchlow, pembalap tim LCR Honda sekaligus tim pengembang Honda RC213V mengungkap kelemahan tunggangannya saat bertarung di MotoGP Assen, Belanda 2018.

Tak ada yang memungkiri, seri kedelapan akhir pekan lalu menjadi balapan penutup sempurna di paruh musim 2018. Tiga pembalap Spanyol berhasil berdiri di podium The Cathedral.

Laga kali itu juga mengecewakan beberapa pembalap yang gagal mengangkat trofi. Di samping Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso, ada pula nama Crutchlow. Padahal, pembalap Inggris itu memulai balapan dari baris depan.

Ia juga sempat bersaing di grup depan. Namun, kelemahannya menghadapi lintasan Assen begitu kentara ketika tak bisa mendekatkan jarak dengan pembalap di depan.

"Itu adalah pertempuran yang hebat. Tapi, tidak menyenangkan berada di situ (grup depan) karena motor kami tidak bekerja maksimal di situasi tersebut," kata Crutchlow.

Menurutnya, sumber masalah terdapat pada roda depan. Ditambah lagi, Crutchlow harus lebih agresif karena terlibat dalam persaingan tersebut. Akan tetapi, hal ini justru membuat Crutchlow kesulitan meladeni perlawanan mereka.

"Ban kami terlalu panas. Ditambah lagi, di sini Ducati juga mempeerlihatkan kekuatan signifikan. Tapi, jangan salah karena tim kami sudah menyiapkan motor terbaik untuk podium. Tapi, ini adalah masalah yang ada dari tahun ke tahun," terang pemilik nomor 35.

Meski begitu, Crutchlow tak memungkiri Honda RC213V tetap mempunyai nilai tambah. Ia menilai tunggangan Honda tahun ini lebih baik dibanding sebelumnya. Kemenangan Marquez di MotoGP Assen adalah contoh karena tahun lalu dia finish ketiga.

"Sekarang kami bisa kompetitif di setiap sirkuit pada tahun ini dan kami harus puas dengan itu," tutup Crutchlow. [Ary/Ari]


Komentar