Corona Mewabah, Pabrik iPhone Beralih Produksi Masker Share this
Gadget
Mode baca

Corona Mewabah, Pabrik iPhone Beralih Produksi Masker

Ahmad  Richad
pada 03 Maret 2020

CHINA - Virus corona atau covid-19, semakin mewabah di negara China. Hal ini membuat  pabrik manufaktur perangkat Apple, Foxconn banting setir produksi masker.

Tingginya permintaan masker di negara tersebut bahkan dunia, membuat Foxconn beralih produksi masker. Namun perusahaan tersebut juga mendorong untuk diizinkan membuka kembali jalur produksi elektroniknya, yang telah ditutup karena virus corona.

"Dalam perang melawan epidemi ini, setiap detiknya penting. Dan semakin dini kita mengambil tindakan pencegahan, semakin awal kita dapat mencegah virus, semakin awal kita menyelamatkan nyawa, semakin cepat kita bisa mengatasinya.” kata Foxconn di platform media sosial resminya WeChat.

Foxconn juga mengatakan, bahwa mereka sudah mulai menguji produksi masker di pabrik manufaktur andalannya di Shenzhen di Cina selatan.

Di pabrik manufakturnya nanti Foxconn menargetkan dapat memproduksi dua juta masker dalam sehari. Hal ini guna tersedianya pasokan masker di seluruh dunia yang saat ini sedang dilanda krisis termasuk Indonesia.

Nantinya masker produksi pertama adalah untuk melindungi pekerja Foxconn dari infeksi corona. Dan setelah pabrik dapat memproduksi secara penuh barulah dipasarkan untuk umum.

“Masalah ini bukan hanya tanggung jawab perusahaan Foxconn, tetapi juga tanggung jawab sosial kita,” kata Foxconn, dalam keterangan resminya.

Mengenai produksi iPhone-nya sendiri, saat ini beberapa analis memperkirakan bahwa pengiriman smartphone globalnya tahun ini dapat turun hingga 10%, dan ini menyebabkan pasar ponsel kekurangan iPhone, terutama iPhone 11 terbaru.

Sebagai informasi, selain produksi manufaktur iPhone, Foxconn juga membuat komponen dan produk elektronik lainnya termasuk iPad, Amazon Kindle, dan PlayStations. [Ric/Idr]


Komentar