Chevrolet Trailblazer untuk American Chamber of Commerce Share this
Berita Mobil
Mode baca

Chevrolet Trailblazer untuk American Chamber of Commerce

Adi Hidayat
pada 04 Mei 2017

JAKARTA – General Motors Indonesia (GM Indonesia) menyerahkan satu unit Chevrolet Trailblazer kepada American Chamber of Commerce (AmCham) Indonesia.

Penyerahan yang dilakukan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 ini dihadiri langsung oleh Gaurav Gupta, President Director GM Indonesia dan Lin Neumann, Managing Director AmCham Indonesia.

“Dengan bangga kami mempersembahkan Trailblazer yang baru diluncurkan awal tahun ini kepada AnCham Indonesia. Bagi kami, Amcham merupakan mitsra strategis dalam upaya kami untuk dapat terus mengembangkan bisnis dan investasi di Indonesia,” kata Gaurav Gupta di booth GM Indonesia JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Selain Trailblazer, Chevrolet juga berkomitmen untuk menyediakan beberapa mobil lain agar bisa digunakan AmCham Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dengan demikan maka diharapkan mobil Chevrolet bisa menjadi ‘bintang’ pada acara-acara AmCham Indonesia.

“Ini adalah suatu awal bahwa Trailblazer akan menjadi kendaraan official dari AmCham Indonesia. Untuk kedepannya, bila ada event dan tamu berkaitan dengan AmCham, kami juga akan menyediakan kendaraan lain sehingga brand Chevrolet benar-benar terlihat di Amcham. Unit Trailblazer adalah sebagai lead car dan kita juga ada captiva untuk kendaraan operasional,” ungkapnya.

Saat ini, Chevrolet merupakan satu-satunya merk kendaraan asal Amerika yang terdaftar dan aktif di AmCham. Kemitraan ini sekaligus membuktikan wujud nyata komitmen Chevrolet untuk terus mengembangkan ptensi di Indonesia sebafai potensi pasar yang strategis,

Kegiatan ini juga dilakukan dengan tujuan menjalin hubungan baik dengan mitra strategis serta memberikan pemahaman produk kepada pengguna sehingga dapat berdampak positif pada perkembangan Chevrolet di Indonesia.

Meski demikan, Lin Neumann mengaku bahwa persaingan pasar otomotif di Indonesia terbilang sangat ketat. Untuk bertahan di Indonesia, brand otomotif Amerika harus memiliki keunggulan tersendiri dibanding manufaktur lain agar bisa bertahan.

“Saat ini pasar otomotif di Indonesia sangat ketat. Produsen Jepang sudah sangat kuat. Perusahaan amerika memiliki kesulitan dari segi market share. Jadi kami berkompetisi dari kualitas dan menciptakan perbedaan dari merk Jepang. Jadi kami mendukung Chevrolet untuk terus berkembang di Indonesia, memberikan pilihan lebih banyak kendaraan pada masyarakat. Jadi jujur saya bangga Chevrolet masih bertahan di Indonesia,” terangnya. [Adi/Ikh]


Komentar