Cegah Corona, Beli Helm Jangan Fitting Share this
Aksesoris
Mode baca

Cegah Corona, Beli Helm Jangan Fitting

Denny Basudewa
pada 18 Maret 2020

Foto: RSV Helmet

JAKARTA – Virus Corona (COVID-19) yang semakin meluas di seluruh dunia termasuk Indonesia, produsen helm RSV Helmet asal Bandung, Jawa Barat, menerapkan aturan dilarang fitting.

Hal ini dilakukan guna menghindari penyebaran virus lebih meluas lagi. Terlebih di Indonesia dikatakan sudah terdapat 172 kasus dengan penyebaran paling banyak di Jabodetabek. Penularan virus tersebut sendiri diketahui melalui tangan dan air liur.

RSV Helmet menerapkan aturan baru guna mencegah semakin meluasnya Covid-19. Calon konsumen yang datang ke toko dan ingin membeli helm, tidak diperkenankan untuk fitting atau mencoba langsung. Sebagai gantinya disiapkan metode lain jika memang konsumen benar-benar ingin membeli lain.

“Selama 16 hari ke depan, terpaksa calon konsumen tidak bisa mencoba atau fitting helm. Alternatifnya kepala calon pembeli diukur menggunakan meteran, untuk mencari ukuran yang pas dengan kepala,” ucap Richard Ryan, Executive Director RSV Helmet.

Selain menetapkan aturan mencoba helm, RSV Helmet juga menyediakan hand sanitizer atau cairan antiseptik di dalam gerai. Pemberlakuan aturan baru ini sudah diterapkan sejak Sabtu (14/03/2020). Kebijakan tersebut hingga merebaknya virus korona di Indonesia, dikatakan cukup berpengaruh dengan menurunnya omset.

“Iya berpengaruh karena ada aja konsumen yang tidak jadi membeli helm karena tidak bisa coba dulu.

Virus Corona (Covid-19) yang sudah ditetapkan sebagai pandemi global, berpengaruh banyak pada industri otomotif. Tercatat banyak pameran otomotif yang terpaksa dibatalkan, guna mencegah penyebaran virus semakin meluas. Sebut saja GIIAS Surabaya dan IIMS Surabaya serta IIMS Jakarta 2020. [Dew/Idr]


Komentar