Castrol Tantang Pembalap Supercar Share this
Balap Lain
Mode baca

Castrol Tantang Pembalap Supercar

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 16 Juni 2016

Foto: Castrol EDGE Titanium Trial tantang pembalap supercars

LIVERPOOL - Di dalam Castrol EDGE Titanium Trial, dua pembalap dunia terpilih dan ditantang untuk menunjukkan kemampuan melebihi batas untuk mengalahkan musuh terkuat sepanjang karir mereka yaitu klon digital diri mereka sendiri.

Ini merupakan ajang keempat dalam seri Castrol EDGE Titanium Trial dan selalu melibatkan pembalap supercar ternama di dunia. Tujuan dari ajang ini yaitu untuk memberikan performa mengendara luar biasa, menampilkan kemampuan manusia, mesin dan oli yang belum pernah terjadi. Kali ini kedua pembalap tersebut berasal dari tim Koenigsegg One:1 dan Aston Martin Vulcan.

Castrol EDGE bekerjasama dengan REWIND untuk mengembangkan dan membuat satu dari game simulator terbaik dunia untuk membuat lokasi balap sesungguhnya. Kali ini Castrol memilih sirkuit Ascari di Spanyol sebagai medan pertempuran kedua pembalap ini.

Menggabungkan sistem suara dan sistem kontrol umpan balik cutting-edge, simulator ini memberikan sensasi dari mesin, jalan dan suasana dalam mobil. Simulator ini juga telah ditambahkan berbagai data dari supercars sehingga memastikan pengalaman ini sangat nyata.

Sebelum mereka bermain, kedua pembalap ini melakukan 10 sesi virtual di Titanium Lab-London sebelum data terbaik mereka dikombinasikan untuk menciptakan 'Ultimate Lap'. Kedua pembalap tersebut yaitu Christoffer Nygaard menggunakan Koenigsegg One:1 yang hanya ada 6 unit di dunia dan Darren Turner menggunakan salah satu dari 24 unit Aston Martin Vulcan di dunia.

Supercar ini melintasi sirkuit sepanjang 5.425 km termasuk 25 belokan yang berubah, ketinggian, perubahan lengkungan dan tekanan udara. Tantangan tersebut memastikan sirkuit ini sangat susah untuk diingat dan dikuasai.

"Setiap aspek dari mobil dan pembalap perlu didorong hingga batas maksimal untuk memperoleh hasil terbaik. Ketika Anda menggunakan salah satu supercar tercepat di dunia dengan Castrol EDGE, maka akan memberikan kenyakinan untuk dapat mendorong diri Anda dan mesin Anda menjadi sangat ekstrim. Mengalahkan performa terbaik saya hanya dengan 1,1 detik memberikan saya tekanan berlebih," tutur Darren Turner.

Dalam tekanan yang sangat berat, kedua pembalap ini menunjukkan kemampuan dan konsentrasi maksimal untuk mengalahkan klon digital dalam sirkuit. Meskipun secara virtual, untuk mengalahkan 'Ultimate Lap' sungguh sangat berat.

"Saya selalu yakin bahwa untuk menjadi terbaik untuk melebihi performa maksimal akan menjadi sebuah tantangan berat. Saya mendorong diri saya lebih keras daripada ketika melawan rival lain. Mengalahkan klon digital saya meskipun hanya berbeda 0,8 detik merupakan hal yang sangat membanggakan," tutur Christoffer Nygaard.

Penasaran dengan penampilan mereka? Kunjungi http://castrl.co/CloneRivalAM dan http://castrl.co/CloneRivalK [Amo/Ikh]


Komentar