Cantiknya Sikka Sangat Memikat Share this
Hangout
Mode baca

Cantiknya Sikka Sangat Memikat

Indra Prabowo
pada 19 Mei 2016

SIKKA – Salah satu daerah yang dikunjungi oleh rombongan Terios 7 Wonders Tour de Flores adalah kabupaten Sikka. Dengan luas wilayah 1.731,90 Km2, Sikka kaya lokasi wisata dan budaya.

Di bawah Teluk Maumere, misalnya, kita bisa bisa menikmati indahnya alam bawah laut dan menyaksikan kehidupan biota laut sambil menyelam. Teluk Maumere merupakan gugusan pulau yang terdiri dari 9 pulau. Pantai putihnya pun tak kalah menggodanya setiap wisatawan.

Masih ada pantai Kajuwulu untuk para pelancong. Di sini, berdasarkan dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, memiliki riak air tenang jernih kebiruan, dan cocok untuk bersnorkling karena di bawah laut bersemayam biota terumbu karang. Sementara bukit sabana meliuk indah.

Dan sebenarnya masih banyak lokasi wisata lain di Sikka yang bisa dieksplorasi.

Hari ini (19/5), Otospirit bersama sejumlah rekan-rekan diajak oleh tim Terios 7 Wonders mengunjungi desa Sikka, kecamatan Lela, Kabupaten Sikka.

Di desa tersebut terdapat dua bangunan bersejarah. Pertama adalah istana raja Sikka yang berada di bibir pantai selatan Flores.

Kerajaan Sikka merupakan cikal bakal kabupaten Sikka. Istana ini dikenal dengan nama Lepo Gete. Sayangnya, kondisi bangunan yang terdiri dari kayu ini tidak terurus.

Lepo Gete tidak hanya menjadi istana namun sebagai pusat pemerintahan kerajaan Sikka pada masa penjajahan Portugis pada abad XVI dan Belanda di abad ke-17. Di sini pula terjad kontak budaya asing dengan lokal.

Tak jauh dari Lepo Gete, sekitar 10 meter, terdapat gereja tua Santo Ignasius Loyola. Bangunan ini mulai dibangun oleh bangsa Portugis pada tahun 1896 dan berdiri tiga tahun kemudian. Uniknya, desain dan bangunan gereja tak berubah hingga kini dan hampir semua bahannya dari kayu. Pihak gereja hanya mengganti atap seng dengan beton karena karat pada 1953.

“Daya tampung gereja ini 400-500 jemaat,” ujar pastor kepala Felix Rongeyto.

Di antara bangunan gereja dan Lepo Gete terdapat perempuan-perempuan menjual kain sarung yang terbuat dari kapas khas Sikka. Anda bisa membawa satu atau beberapa kain sebagai buah tangan untuk orang kesayangan Anda di rumah.

Untuk ke Leppo Gete tak memakan waktu lama, hanya sekitar 30 menit dari bandara Frans Seda Maumere karena hanya berjarak sekitar 30 kilometer.

Oiya, di desa Sikka, pantainya indah dan deburan ombaknya terdengar merdu. [Idr]

Lebih lanjut di Otospirit
Cantiknya Sikka Sangat Memikat


Komentar