Bugatti Divo Diklaim Lebih Baik dari Chiron Share this
Mobil Baru
Mode baca

Bugatti Divo Diklaim Lebih Baik dari Chiron

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 27 Agustus 2018

Foto: Bugatti Divo

CALIFORNIA - Bugatti Divo telah melakukan debut global dengan mengusung segudang kelebihan.

Divo didesain dengan mengusung gaya khas Bugatti dan memiliki beberapa kesamaan dengan Chiron. Desain yang digunakan untuk hypercar baru ini terfokus untuk meningkatkan aerodinamis kendaraan dan memiliki downforce lebih baik dari Chiron.

Hal tersebut tampak pada tampilan eksteriornya, bagian depan Divo telah menggunakan fascia dengan air intake berukuran besar dan bumper lebar. Selain itu, atap hypercar ini juga memiliki tampilan lebih menarik berkat mengadaptasi desain NACA air duct.

Ketiga bagian tersebut diklaim juga mampu memberikan pasokan udara yang cukup untuk menjaga kondisi mesin 8.0-liter W16 agar tidak cepat panas. Tak hanya memberikan elemen-elemen baru yang mampu meningkatkan performa kendaraan, Bugatti juga mendesain bagian lainnya dengan unik.

Hypercar ini memiliki lampu depan berdesain baru, diffuser besar, 4 knalpot, side skirts dan central fin. Spoiler belakang dengan desain dan ukuran baru juga memberikan efek yang signifikan karena memiliki fungsi sebagai air brake sehingga menambah downforce serta meningkatkan performa saat melakukan pengereman.

Masuk ke dalam interior, hypercar ini menggunakan desain two-tone dengan perpaduan bahan kulit berwarna Divo Grey Alcantara dengan aksen kontras Divo Racing Blue. Selain itu terdapat bagian berbahan serat karbon dan aksen besi ‘glass-blasted anodized grey’.

Pengemudi juga akan menemukan armrest berukuran besar, calf support dan lingkar kemudi dengan paddle shift yang lebih besar. Guna memberikan pengalaman mengemudi maksimal, Bugatti tetap mempercayai kemampuan mesin 8.0-liter W16.

Meski mengusung mesin yang mampu menyemburkan tenaga 1.479 hp, hypercar ini tidak dilengkapi dengan Top Speed Mode seperti pada Chiron. Bugatti membatasi kecepatan Divo hingga 38 km/jam.

Dengan kecepatan yang terbatas tersebut, Bugatti tetap yakin bahwa Divo mampu memberikan kesenangan berkendara baru. Jika dibandingkan dengan Chiron, hypercar ini memiliki bobot 35 kg lebih ringan, downforce lebih baik hingga 90 kg dan telah berhasil mencatatkan waktu lebih baik 8 detik di sirkuit Nardo, Italia.

“Divo memiliki performa tinggi baik itu dari sisi akselerasi, kelincahan dan kemampuannya dalam melakukan cornering. Bugatti Divo dirancang untuk pecinta cornering di dunia,” tutur Stephan Winkelmann, President of Bugatti Automobiles S.A.S.

Nama hypercar ini terinspirasi dari pembalap ternama Prancis yakni Albert Divo. Dengan mengusung nama pembalap legendaris tersebut dan ingin memberikan kesan eksklusif, Bugatti Divo hanya diproduksi sebanyak 40 unit dengan harga USD 5,8 juta atau setara dengan Rp 84,6 miliar. [Amo/Ari]

Lebih lanjut di Otospirit
Bugatti Divo Diklaim Lebih Baik dari Chiron


Komentar