BMW Motorrad Ikut Tutup Pabrik Karena Corona Share this
Berita Motor
Mode baca

BMW Motorrad Ikut Tutup Pabrik Karena Corona

Denny Basudewa
pada 20 Maret 2020

Foto: BMW

MUNICH – BMW Motorrad menutup seluruh aktivitas pabrik mereka terkait virus Corona yang semakin merebak di seluruh penjuru bumi.

Langkah yang diambil oleh pabrikan motor asal Jerman ini sama dengan manufaktur lain seperti KTM, Husqvarna dan GasGas sebelumnya. BMW mengistirahatkan para karyawannya dengan maksud agar virus corona (covid-19) tidak semakin merajalela.

Sebelumnya, pabrik mobil BMW menutup semua pabrik mereka di kawasan Eropa dan Afrika Selatan. Penutupan tersebut dilakukan hingga 18 April 2020. Lalu langkah ini diikuti oleh pabrik BMW Motorrad yang bertempat di Spandau, Berlin, Jerman.

Dikatakan secara total, 30 ribu karyawan diliburkan dan 2 ribu di antaranya merupakan karyawan yang bekerja untuk merakit motor di Spandau. Tentunya keputusan untuk menutup pabrik membuat angka penjualan menurun drastis.

“Kami secara serius bertanggung jawab, baik itu untuk melindungi dan memastikan kesehatan para karyawan. Dengan langkah ini kami ingin mencapai keseimbangan terbaik dalam hal keuntungan,” kata Oliver Zipse, CEO BMW.

Keputusan untuk menutup dan menghentikan seluruh aktivitas pabrik, dilakukan dua hari setelah penutupan BMW Welt, BMW Museum dan BMW Group Classic.

BMW, KTM, Husqvarna, GasGas, Ducati, Yamaha dan Honda sudah memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas pabriknya. Namun adapula pabrikan motor yang menolak untuk tetap membuka fasilitas pabriknya seperti MV Agusta dan Piaggio Group.

Bahkan Piaggio tetap memberlakukan jam kerja normal, meskipun salah satu karyawannya positif corona (covid-19). Mereka hanya menambah alat-alat kesehatan di pabrik sebagai upaya mengurangi dampaknya. [Dew/Idr]


Komentar