Banyak Pesanan, Kawasaki Bakal Tambah Kuota Produksi Ninja ZX-25R Share this
Berita Motor
Mode baca

Banyak Pesanan, Kawasaki Bakal Tambah Kuota Produksi Ninja ZX-25R

Denny Basudewa
pada 18 Juli 2020

Foto: Ninja ZX-25R Sentul

JAKARTA – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) berencana untuk meningkatkan kuota Ninja ZX-25R untuk pasar Tanah Air, karena konsumennya membludak.

Hadirnya Ninja ZX-25R di Indonesia diharapkan bisa kembali menggairahkan pasar motor sport khususnya kelas 250 cc. Motor ini menjadi populer karena performa dan teknologi yang diusungnya merupakan paling ciamik di kelasnya.

Setelah diluncurkan pada 10 Juli 2020, KMI membuka keran pemesanan Ninja ZX-25R untuk konsumen selama dua hari 11 – 12 Juli 2020. Selama dua hari, KMI menyediakan 200 unit untuk calon konsumen di wilayah Jadetabekser dan langsung ludes semua.

Setelah dua hari tersebut, dealer Kawasaki di kawasan Abdul Muis, Jakarta Pusat masih teru kedatangan calon konsumen. Karena kondisi pandemi belum berakhir, KMI tidak bisa memenuhi rasa ingin tahu dari semua orang yang hadir.
Kawasaki Ninja ZX-25R

“Setelah dua hari open-order, dealer kami terus kedatangan orang-orang yang penasaran dengan motor ini. Karena masih pandemi, jadi kami membatasi orang yang bisa masuk ke dalam dealer. Hanya 70 orang yang bisa masuk ke dalam. Lalu dari sana ada 69 orang yang melakukan pemesanan,” ucap Michael C Tanadhi, Head of Sales and Promotions PT KMI pada saat sesi test ride Ninja ZX-25R di Sentul, Bogor, Jawa Barat (15/07/2020).

Ia menyatakan banyaknya calon konsumen tidak hanya terjadi di Jakarta. Dealer-dealer lain di daerah juga dikatakan mengalami peningkatan pemesan. Para calon pemilik Ninja ZX-25R ini rela menunggu tunggangan barunya.

“Di Jawa Barat kami dapatkan datanya 190 pemesan. Lalu di Surabaya sudah ada 160 pemesan. Dari data tersebut manajemen KMI akan melakukan rapat akhir pekan ini, untuk memutuskan nambah kuota atau tidak,” jelas Michael kemudian.

Dikatakan bahwa kuota produksi Ninja ZX-25R hingga akhir 2020 sebanyak 2.000 unit. Dengan banyaknya permintaan seperti saat ini, KMI mengisyaratkan untuk menambah kuota produksi hingga dua kali lipat atau 4.000 unit. [Dew/Idr]


Komentar