Bahaya, Jika Sampai Telat Ganti Oli Share this
Tips
Mode baca

Bahaya, Jika Sampai Telat Ganti Oli

Ahmad  Richad
oleh Ahmad Richad
pada 25 November 2019

JAKARTA - Minyak pelumas mesin atau yang lebih dikenal oli, merupakan komponen penting pada motor maupun mobil. Ada bahaya mengintai jika anda telat diganti oli.

Oli sendiri umumnya memiliki tiga fungsi yaitu, sebagai pendingin mesin, pelumas, hingga menjaga kebersihan mesin. Namun jika salah satunya bergeser maka akan sangat berpengaruh pada kinerja kendaraan anda. 

Biasanya penggantian oli mesin pada buku manual kendaraan, rata-rata pabrikan menyarankan setiap 2.000 km – 3.000 km atau 2 bulan sekali untuk kendaraan roda-dua, jika mobil biasanya 5.000-10.000 km, atau enam bulan sekali.

Technical Specialist PT Pertamina Lubricants, Agung Prabowo menjelaskan saat media gathering Touring FORWOT 2019, di Bogor, pada Sabtu (23/11/2019), tentang mana lebih baik apakah mengikuti bulan atau kilometer.

"Untuk penggantian oli tergantung pada kilometer atau jam pemakaian, mana yang lebih dulu tercapainya, namun disarankan untuk pengguna kendaraan dalam kota berdasarkan bulan saja bukan kilometernya. karena biasanya oli akan kerja lebih ekstra dalam kondisi jalanan macet," lanjut Agung.

Ada beberapa efek buruk jika kekurangan oli atau telat menggantinya, pertama kemungkinan yang akan terjadi, RPM mesin tidak akan maksimal atau BBM menjadi lebih boros, kedua mesin akan mudah panas dan yang paling fatal adalah komponen pada mesin akan cepat aus.

“Jika sudah aus maka umur pemakaiannya akan lebih pendek. Hal ini bisa membuat kompresi jadi lemah dan kinerja mesin dijamin bakal menurun, lebih buruknya lagi kendaraan anda bisa turun mesin,” kata Agung

Oleh karena itulah harus mengganti oli secara dini walaupun kilometernya belum tercapai agar performa kendaraan selalu prima.[Ric/Idr]


Komentar