MotoGP di Mata Maria Vania

JAKARTA – Maria Vania sangat mencintai MotoGP dan bahkan sudah menjadikan balap penuh gengsi serta adenalin ini sebagai bagian dari hidupnya.

Pecinta MotoGP, khususnya di Indonesia tentu tak asing dengan paras mojang Bandung satu ini. Apalagi, Vania sudah aktif membawakan acara MotoGP sejak 3 tahun terakhir.

Paras cantik dan enerjik saat memandukan acara juga membuat penonton lebih bersemangat. Namun, menurutnya modal utama bagi seorang presenter khususnya MotoGP adalah pengetahuan.

“Pengalaman tersulit aku alami saat pertama kali menjadi presenter di seri MotoGP Qatar. Di situ aku nervous dan juga sempat mendapatkan bully. Padahal, di balik itu aku belajar dari Nol selama 3 minggu. Mulai dari pit, black flag itu apa sampai usia rider. Tapi, semuanya butuh proses dan Thank God semua masih percaya sama aku,” kata Vania.

Sejak itu, Vania sepertinya sadar kalau ilmu saja tidak cukup. Makanya, lajang 27 tahun ini belajar untuk mencintai ‘arena’ yang tengah ditekuninya ini.

“Selama 3 tahun ini, secara pengetahuan pastinya semua all about MotoGP. Dari yang nggak mengerti sampai akhirnya tahu secara detail karena setiap hari aku baca setidaknya dari 10 website (tentang MotoGP),” lanjutnya.

Photo: Instagram maria_vaniaa

Tidak sekedar membaca, Vania juga harus mengikuti perkembangan di balapan tersebut secara langsung. Ia juga harus mencari materi dari free practice maupun kualifikasi. Makanya, sering kali Vania menolak ajakan teman untuk hang out.

“Aku sering kali menolaknya karena mau nonton free practice dan kualifikasi. Sampai segitunya pengorbanan aku karena sekarang aku sudah menjadikan MotoGP sebagai bagian hidup. Bahkan, kalau ditanya sepak bola atau MotoGP, aku sudah pasti pilih MotoGP karena aku cinta sama balapan ini,” ungkap penyuka mobil SUV itu.

Saking cinta dengan MotoGP atau profesinya, Vania masih juga masih asik menyendiri. Meskipun, Ia menyangkal karena mengaku belum mendapatkan orang yang tepat. Tapi, bisa jadi bikers khususnya pemilik skuter mampu mencuri perhatian wanita kelahiran 16 April 1991 ini. Apalagi, dia punya impian untuk riding jarak jauh.

“Aku paling suka diboncengin, apalagi pakai skuter karena joknya nyaman. Aku juga pengen bisa road trip seminggu pakai motor terus camping, pasti seru banget,” tutup Vania. [Ary/Ari]