Bucek Depp Curhat Soal Touring dan Rintangan Menuju Palembang

Bucek Deeep (kedua dari kiri) hadir di Suryanation Motorland Palembang 2018.

PALEMBANG – Bucek Depp dan tim Touring Suryanation Motorland 2018 harus mengubah rute perjalanan hingga 200 km agar tidak terlambat tiba di Palembang, Sumatera Selatan.

Seri pertama Suryanation Motorland 2018 di Palembang tidak hanya menjadi tujuan para modifikator unjuk kreasi. Kota ini juga merupakan destinasi pertama tim touring yang dikomandoi Bucek.

Sebanyak 10 unit sepedamotor yang ditunggangi tim tim touring mulai dari Royal Enfield 500, Royal Enfield 500, Triumph Scrambler, Kawasaki W800, Versys hingga Moto Guzzi pun mulai menyebrang dari Merak pada Rabu (11/4/2018).

Belum sempat bersandar ke Lampung, Bucek dan tim harus memutar otak karena ada masalah teknis pada kapal Feri yang ditumpangi. Dengan begitu, Waykambas yang sebelumnya menjadi titik awal pun terpaksa dieliminasi.

“Ada masalah dengan kapal feri-nya dan membuat kami ada di atas kapal hampir 6 jam. Sudah pasti kami terlambat, makanya rute diubah,” kata pemilik nama Al Arthur Muchtar ini.

Tujuan pertama pun diarahkan ke Pantai Wartawan yang berlokasi di kawasan Raja Basa. Ternyata, di sini Bucek dan tim mendapatkan pemandangan baru.

“Pantai yang ditemukan sekelompok wartawan di Lampung itu belum begitu tereksplor. Uniknya, ada mata air di pantai tapi airnya panas. Di sana kami juga bertemu dengan komunitas bikers sekaligus bermalam di sekitara Lampung,” terang Bucek.

Tim Touring Suryanation Motorland 2018

Keesokan harinya, mereka bergerak ke Muara Enim. Namun, perjalanan panjang sudah menanti Bucek dan tim. Maklum, perubahan rute tadi membuat perjalanan menuju Palembang menjadi lebih panjang sekitar 200 km.

“Ini riding paling panjang dan kondisi jalannya juga banyak lubang. Pertimbangan kami kenapa rutenya melambung juga supaya tidak lewat Kota Baru supaya tidak kena macet karena sedang ada pembangunan,” papar pria kelahiran 9 September 1973.

Hari Jum’at (13/4/2018), rombongan ini pun tiba di Palembang. Salah satu misi utama mereka yakni mengeksplorasi budaya lokal juga turut dilakoni.

“Sesuai dengan tema tahun ini yaitu Ride Experience, kita coba mengeksplorasi hal-hal yang terkait budaya sepanjang perjalan. Termasuk juga kerajinan songket. Apalagi, di event Suryanation Motorland Palembang ini juga banyak diaplikasikan oleh peserta. Baik itu untuk pin stripe sampai modifikasi motornya,” ungkap Bucek lagi.

Tim touring Suryanation Motorland 2018 akan menyambangi kota yang menjadi lokasi acara. Tidak lupa pula, mereka juga turut membawa Best of The Best tahun lalu dari setiap kotanya. [Ary/Ari]