Banyak Eksekutif Muda Beli Rolls-Royce dan Bukan dari Harta Warisan

Rolls-Royce
Rolls-Royce

LONDON – Rolls-Royce telah menjadi pilihan utama eksekutif muda usia 45 tahun sebagai simbol kesuksesan.

Bedasarkan data penjualan seperti disampaikan Muller Otvos sebagai CEO Rolls Royce, konsumen yang membeli Rolls-Royce masih sangat produktif. Jika dibandingkan dengan data 7 tahun lalu, mobil mewah asal Inggris ini dimiliki oleh konsumen yang rata-rata berusia 56 tahun.

“Kami melihat pada segmen mobil mewah telah diminati oleh konsumen yang masih muda. Hal ini sangat fantastis.”

Perolehan data tersebut dinilai sangat luar biasa. Bahkan menurut Kelly Blue Book, Rolls-Royce menjadi mobil premium pertama yang dimiliki konsumen di rentang usia 45-50 tahun.

Sebagai perbandingan di segmen mobil premium, rata-rata usia konsumen BMW berada pada usia 50 tahun dan Mercedes-Benz berada di rentang usia 51 tahun. Sedangkan untuk kompetitor utama yaitu Bentley memiliki konsumen yang rata-rata usia 56 tahun.

Data tersebut dari Kelly Blue Book ini diperoleh pada 2014 dan diyakini akan fluktuatif setiap tahunnya. Namun perubahan tersebut diyakini tidak terlalu signifikan seperti yang didapatkan oleh Rolls-Royce.

“Saat ini bukan lagi hanya mengenai warisan. Mayoritas semua uang yang dihasilkan sendiri oleh konsumen muda sangatlah banyak, baik itu dari usaha real estate, engineering, IT, entertainment dan masih banyak lagi,” tambah Muller Otvos.

Sebelumnya, konsumen Rolls-Royce kebanyakan berasal dari keluarga kaya raya. Kebanyakan uang yang digunakan konsumen untuk membeli mobil mewah ini berasal dari warisan orang tua mereka, bukanlah hasil jerih payah konsumen.

Rolls-Royce juga mengaku sangat beruntung dengan adanya perubahan pasar karena produsen mobil premium asal Inggris ini dapat melakukan pengembangan sesuai dengan selera konsumen muda. Diharapkan dengan adanya peningkatan usia konsumen ini dapat memberikan sisi positif hingga 10 tahun ke depan. [Amo/Ikh]

Comments