Ditekan Skutik, Sportbike Honda Terus Bersinar

honda cbr150r

PANGANDARAN — Di Indonesia penjualan motor sport (sportbike) tidak semanis Skutik (skuter otomatik). Menurut Honda, sepanjang Januari – Oktober 2018, penjualan motor sport secara nasional turun sekitar 10-12%.

Dengan begitu kontribusi penjualan segmen sportbike secara nasional turun sekitar 2% menjadi 9%. Dominasi Skutik di pasar nasional semakin kuat 4.501.684 (tumbuh 11,4%). Sementara penjualan sepedamotor secara nasional 5.332.564 unit.

Dari total penjualan Skutik di Indonesia, Skutik-skutik Honda terjual 3.455.879 unit (tumbuh 9%).

Namun, di tengah penjualan motor sport nasional turun, justru penjualan Honda naik sekitar 10% dengan Honda CB150R Streetfire menjadi favorit.

“Kami menyadari Skutik mendominasi penjualan sepedamotor di Indonesia, tapi model-model sportbike kami tetap favorit. Sportbike dirancang untuk mereka yang menyukai kesenangan berkendara. Mereka akan temukan di model-model ini dan tidak akan ditemui di model-model lain,” kata Toshiyuki Inuma, Presiden Direktur PT Astra Honda Motor, hari ini (17/11), di sela Honda Bikers Day 2018 di Pangandaran.

Inuma mengakui bahwa menjamurnya Skutik karena lebih mudah dikendarai, apalagi di kota-kota yang padat lalulintasnya seperti di Jakarta.

Sementara, direktur pemasaran PT AHM, Thomas Wijaya, mengatakan Honda terus mengembangkan dan menyegarkan model-model sportbike-nya.

Thomas mencontohkan beberapa waktu lalu (18 Oktober 2018) meluncurkan new Honda CBR150R dengan beberapa update seperti penyematan rem ABS (anti-lock braking system), pencahayaan LED seluruhnya, cakram rem bergelombang, Emergency Stop Signal (ESS) di tipe ABS, dan lain-lain. Harga Honda CBR150R dari Rp 33,8 juta (non-ABS). [Idr]