Adira Mulai Serius Garap Pembiayaan Moge

deretan motor besar (motor gede/moge) Honda di pameran 'Sobat Riders' yang diadakan Adira Finance. Adira Finance mulai seriusi pembiayaan moge pada akhir 2018

JAKARTA – Adira Finance mulai serius menggarap pembiayaan motor besar (motor gede/moge) karena nilainya yang menggiurkan.

Andy Sutanto, Wakil Direktur Pembiayaan Roda Dua Adira Finance, mengatakan pihaknya mulai akhir tahun ini akan lebih mendalami pembiayaan moge. Meski pasar moge sangat kecil secara volume, nilai pembiayaan yang bisa didapat besar dan cukup menggoda.

“Betul pasarnya niche. Tapi pokok hutang yang kami biayai besar nilainya. Ibaratnya nilai pembiayaan Harley-Davidson bisa 20 kalinya skutik,” ujar Andy menjawab  pertanyaan Otospirit.com usai konferensi pers pameran moge ‘Sobat Riders’ pada Senin (12/11/2018) di Jakarta.

Pameran Sobat Riders, yang diikuti tujuh merek motor premium dan berlangsung pada 12 – 18 November di Pondok Indah Mall 2, menjadi awal keseriusan Adira Finance di sektor pembiayaan moge. Melalui pameran ini, mereka ingin membangun brand awareness sekaligus menjadi bahan pembelajaran untuk menetapkan target pada 2019.

“Pada 2019 barulah akan kami jalankan secara nasional,” ujar Andy.

Selama Januari – Oktober, pembiayaan moge masih berkontribusi di bawah 10 persen dari total pembiayaan motor baru Adira Finance di Indonesia. Moge bahkan belum menyumbang sama sekali bagi pembiayaan motor bekas.

Padahal, Andy mengklaim mereka adalah perusahaan pembiayaan terdepan di sektor motor bekas. Pembiayaan motor baru plus bekas Adira Finance sendiri selama 10 bulan pertama 2018 naik 15 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun tingkat Non-Performing Finance (NPF/kredit macet) diklaim di bawah 1 persen.

Adira Finance, menurut dia, bakal menggarap pembiayaan moge baru serta seken. Pembiayaan moge bekas didalami antara lain dengan situs jual-beli online momotor.id. Mereka bekerja sama pula dengan dealer-dealer moge bekas seperti Moto8.

“Kami harap para pemilik moge dan ingin menukarnya dengan yang baru maka bekasnya ada yang mau beli dengan sistem kredit kami layani. Sehingga dengan ini kami juga bisa menambah booking kami dan masing-masing merek moge pun bisa meningkatkan penjualan,” tutup Andy. [Xan/Ari]