Audi E-Tron ‘Buat’ Pedal Rem Hampir Tidak Berguna Share this

Audi E-Tron ‘Buat’ Pedal Rem Hampir Tidak Berguna

Denny Basudewa
pada 14 Agustus 2018

Foto: Audi E-Tron di Pikes Peak

INGOLSTADT – Audi mengembangkan E-Tron sebagai mobil listrik dengan kemampuan mengisi ulang baterai paling canggih.

Melalui E-Tron, brand asal Jerman tersebut terus mengembangkan kemampuan sistem baterai pada kendaraan berbahan bakar listrik. Dikatakan bahwa motor listrik E-Tron mampu terisi kembali lebih dari 90 persen, ketika kendaraan melakukan deselerasi. Bahkan pengendara tidak perlu menekan pedal rem ketika hal tersebut berlangsung.

Audi E-Tron dikatakan memiliki tiga jenis metode pengisian baterai. Setiap kendaraan menempuh jalan yang menurun sejauh satu kilometer, maka baterai juga akan terisi energi lagi yang bisa digunakan untuk satu kilometer berikutnya.

Metode pengisian baterai yang pertama melibatkan paddle shift, kedua melalui predictive efficiency assist dan ketiga merupakan kombinasi dari keduanya yang melibatkan pedal rem. Sistem ini dikatakan mampu menambah jarak tempuh SUV tersebut sebanyak 30 persen.

Pada prakteknya Audi memboyong E-Tron ke Pikes Peak, guna memamerkan kecanggihan teknologi barunya tersebut. Audi E-Tron diajak menuruni bukit dengan hanya sedikit menyentuh pedal rem. Dikatakan bahwa sang pengemudi hanya menginjak pedal rem beberapa kali saja.

Audi E-Tron berhasil membuktikan bahwa pedal rem nyaris tidak digunakan untuk menghentikan laju kendaraan. Mobil listrik ini telah dilengkapi dengan teknologi canggih yang bisa menggantikan peran pedal rem.

Namun tantangan yang muncul kemudian adalah piringan cakram rentan berkarat, karena jarang dipakai. Manufaktur asal Jerman tersebut tengah mengembangkan siklus pembersihan piringan cakram agar tidak timbul karat.

Audi E-Tron sendiri akan resmi ditampilkan pada 17 September 2018 di San Francisco, Amerika Serikat. [Dew/Ari]


Komentar