All-new Mercedes-Benz CLS Mulai Diproduksi Share this
Mobil Baru
Mode baca

All-new Mercedes-Benz CLS Mulai Diproduksi

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 25 Januari 2018

Foto: All-new Mercedes-Benz CLS 2019

STUTTGART - All-new Mercedes-Benz CLS 2019 mulai masuk proses produksi di pabrik Sindelfingen, Jerman.

Generasi ketiga Mercedes-Benz CLS ini memiliki desain yang sangat mewah dan memiliki kesan eksklusif dengan mengusung model coupe 4-door. Eksterior sedan baru ini tampak sangat manis meski menggunakan platform dan teknologi yang sama dengan E-Class.

Sedangkan untuk interiornya, all-new CLS memiliki cockpit wide-screen display dan telah dilengkapi dengan beragam driving assistance dari S-Class yang terdiri dari Active Steering, Brake and Speed Limit Assist, Active Distance Control dan masih banyak lagi.

Sedan coupe Mercedes-Benz ini memiliki 4 varian mesin yang terdiri dari 2 mesin bensin dan 2 mesin diesel. Mesin pada varian all-new CLS 400d akan menghasilkan tenaga 282 hp dan pada varian AMG 53 akan memiliki tenaga 456 hp.

Sebelum dimulainya proses produksi all-new CLS, pabrik Sindelfingen telah memproduksi E-Class (sedan, estate, coupe dan cabriolet), Mercedes-Maybach dan AMG GT. Pabrik Mercedes-Benz ini memiliki lebih dari 25 ribu tenaga kerja yang diyakini mampu memenuhi permintaan konsumen dunia.

“Melalui model CLS yang dirilis pertama kali pada 2003, Mercedes-Benz telah menciptakan segmen kendaraan baru untuk pertama kalinya dengan adanya perpaduan antara elegan dan dinamis dari sebuah model coupe. Mobil ini memiliki kenyamanan dan fungsionalitas yang sama dengan model sedan,” tutur Dr. Willi Reiss, Head of Mercedes-Benz Plant Sindelfingen.

Proses produksi sedan coupe 4-door ini diawasi langsung oleh Michael Bauer selaku Site Manager Mercedes-Benz Plant Sindelfingen dan Ergun Lumali selaku Chairman Works Council Mercedes-Benz Plant Sindelfingen.

“Dengan hadirnya generasi ketiga dari CLS, Mercedes-Benz kini lebih kuat dari sebelumnya. Aura dan karakter unik yang ditampilkan oleh mobil ini akan menjadi trend dunia,” tutup Dr. Willi Reiss. [Amo/Ari]


Komentar