Lorenzo Akui Ducati Susah Dijinakkan

Lorenzo Akui Ducati
Jorge Lorenzo Menguji Ducati

ABU DHABI – Jorge Lorenzo mengakui kalau Ducati Desmosedici sulit untuk dijinakkan.

Tercatat, Lorenzo baru dua kali merasakan performa sepedamotor asal Italia tersebut. Terlebih juara dunia MotoGP 2015 ini menguji Ducati hanya berselang dua hari sejak balapan terakhir di Valencia. Meskipun merasa optimis, Ia mengakui jika tunggangannya tersebut susah dikendalikan.

“Saya sangat senang karena mendapat kesempatan pertama untuk mencoba motor baru di Valencia. Kesempatan ini hanya berselang dua hari sejak balapan. Sekarang saya bisa liburan, meskipun senang tapi saya tidak boleh terlalu banyak bersantai. Saya harus mempersiapkan fisik karena motor ini susah dijinakkan,” ujar Lorenzo dilansir crash.

Lorenzo tidak bisa lagi menunggangi Ducati hingga akhir Januari tahun depan. Hal ini dirinya masih terikat kontrak dengan Yamaha hingga 31 Desember 2016. Meskipun mendapat liburan panjang, Ia tetap mempersiapkan diri untuk kembali menguji motor.

Ducati Desmosedici terkenal motor yang sulit dijinakkan. Beberapa pembalap telah merasakan keganasan kuda besi asal Italia tersebut. Bahkan mantan rekan satu timnya di Yamaha, Valentino Rossi gagal bersinar bersama “Si Merah”.

Setelah sembilan musim, menorehkan 44 kemenangan dan tiga gelar juara dunia bersama Yamaha, Por Fuera memutuskan untuk hijrah ke Ducati. Perjalanan pembalap Spanyol tersebut bersama tim barunya menggugah rasa penasaran banyak orang.

Tercatat hanya Casey Stoner yang mampu membuat Ducati meraih gelar tertinggi di MotoGP. Adanya larangan sayap kecil untuk tahun depan, membuat tantangan Lorenzo bersama Ducati kian besar.

Meskipun Lorenzo akan dimentori oleh Stoner, karakter Lorenzo yang keras bisa menyulitkan dirinya mengembangkan potensinya. Sedangkan pengalaman pertamanya bersama Ducati tidak terlalu mengesankan. [Dew/Ikh]